Blogs
Customer Care -

All Blogs

Software-Software DAW yang Sering Digunakan untuk Home Recording

Bagi para musisi pemula, home recording adalah salah satu pilihan yang paling ideal mengingat budget yang dikeluarkan lebih sedikit dibandingkan bila harus rekaman ke studio profesional. Memang, kualitas studio profesional dengan sound engineer yang ahli akan menghasilkan karya yang berkualitas. Namun, kualitas tersebut berbanding lurus dengan kocek yang harus dirogoh. Bagi orang-orang yang belum berpengalaman dan baru mencoba untuk bermusik, tidak ada salahnya untuk mendalami home recording yang semakin marak digunakan. Seiring berkembangnya zaman, banyak produsen software yang mengeluarkan software DAW atau Digital Audio Workstation yang diciptakan khusus untuk pemula. Dengan tampilan yang mudah dimengerti, software-software tersebut memiliki tempat tersendiri bagi para penggunanya. Tak jarang para pekerja profesional pun masih menggunakan software-software ini untuk melakukan recording dalam keadaan darurat ataupun hanya untuk iseng-iseng belaka. Mari berkenalan dengan beberapa software yang sering digunakan untuk home recording.

Pro Tools

Pro Tools memiliki fasilitas paling lengkap, dapat dikatakan software ini adalah perangkat rekaman yang dibungkus dalam bentuk digital. Pro Tools dapat digunakan mulai dari pemula hingga kelas profesional sebab sangat user friendly.

Cubase

Software ini juga sudah tidak asing bagi para perintis home recording ataupun para musisi-musisi yang ingin iseng-iseng merekam namun agak terdengar profesional sebab software ini dapat melakukan mulai dari perekaman hinggga mixing dan mastering. Software keluaran Steinberg ini juga memiliki produk lain yang bernama Nuendo. Kabarnya, Nuendo lebih banyak lagi digunakan para pemula yang baru ingin mencoba dan mengenali Digital Audio Workstation (DAW).

Audacity

Audacity adalah software gratis yang dapat melakukan perekaman dan beberapa efek-efek sederhana. Umumnya audacity digunakan untuk keperluan teater yang tidak memerlukan editing yang kompleks dan mixing ataupun mastering yang profesional.

GarageBand

Software atau aplikasi bawaan Apple ini sederhana namun cukup ajaib. Kualitas suara yang jernih dan ternyata banyak hal-hal yang dapat dilakukan di dalam GarageBand dari mulai rekaman hingga menjadi suatu lagu yang dapat dikatakan karya jadi dan rapi alias sudah dimixing dan mastering. Banyak hal yang bisa dikulik dari software ini, namun sayangnya hanya khusus bagi pengguna Apple.

Bagus atau tidaknya sebuah hasil rekaman memang tergantung dari beberapa aspek. Mulai dari talenta sang musisi hingga campur tangan sang sound engineer saat melakukan proses perekaman. Home recording adalah alternatif bagi para musisi yang belum memiliki dana untuk melakukan rekaman profesional ataupun ingin menjajal terlebih dahulu sebelum masuk ke dapur rekaman sesungguhnya dengan perangkat rekam analog. Bagi para sound engineer yang baru belajar, home recording merupakan wadah untuk belajar dan mengulik serba-serbi tentang software Digital Audio Workstation sebagai langkah awal menuju karier profesional.

0 Comment
23 August
2019
Apa Saja yang Diperlukan untuk Membuat Home Recording Studio?

Membuat studio sendiri di rumah alias home recording studio bukan lagi barang mustahil. Dengan beberapa perangkat sederhana yang bisa anda dapatkan dengan harga terjangkau, impian memiliki studio pun dapat terwujud. Hasil dari studio rekaman rumahan juga tidak berbeda jauh dengan studio profesional asal penggunaan perangkatnya (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) benar. Keutamaan hasil rekaman biasanya didominasi oleh skill dari manusia yang mengerjakannya. Perangkat adalah pendukung. Lalu, apa saja yang diperlukan untuk membuatnya?

1.    Komputer

Sudah barang tentu komputer adalah perangkat utama yang harus dimiliki. Pengolahan data dilakukan di sini. Gunakan komputer yang berspesifikasi lumayan atau setara dengan komputer untuk permainan (gaming) agar tidak tersendat dalam mengolah lagu. Software yang digunakan untuk rekaman juga biasanya memakan cukup banyak ruang memori. Maka, spesifikasi yang mumpuni mmbantu berjalannya proses rekaman dengan baik.

2.    DAW (Digital Audio Workstation)

Digital Audio Workstation adalah software atau perangkat lunak yang digunakan untuk para musisi dalam mengerjakan lagu-lagu ciptaannya. DAW memiliki fasilitas untuk merekam, membuat, dan mengedit lagu. DAW juga memiliki efek-efek yang dibutuhkan dalam pembuatan lagu. DAW memiliki berbagai merk dengan khasnya masing-masing. Tergantung pada genre dan hasil akhir seperti apa yang diinginkan, maka berbeda pula DAW yang dibutuhkan. DAW juga memiliki berbagai variasi kesulitan mulai dari yang diciptakan khusus untuk pemula dengan tidak terlalu banyak opsi di dalamnya, ada juga yang dibuat khusus untuk para profesional dengan fasilitas lengkap.

3.    Audio Interface

Audio interface adalah perangkat untuk menyambungkan ke komputer saat merekam dan keluar dari komputer saat melakukan playback.

4.    Mikrofon

Mikrofon dapat dikatakan salah satu benda paling esensial dari sebuah proses rekaman sebab mikrofon enghantarkan berbagai suara dari berbagai instrumen termasuk vokal ke dalam pengolah suara (dalam hal ini komputer).

5.    Headphone

Digunakan bagi perekam untuk mendengarkan suara agar lebih detail.

6.    Monitor Studio

Monitor atau speaker untuk mendengar flat atau tidaknya output dari perangkat.

7.    Kabel

Tentunya kabel sangat berguna untuk menyambungkan berbagai perangkat. Baik antar perangkat keras ataupun perangkat lunak ke perangkat keras dan sebaliknya.

8.    Microphone Stands

Fungsinya adalah untuk menjaga mikrofon tetap pada tempatnya dan tidak menimbulkan getaran yang dapat memberikan noise pada saat proses perekaman.

9.    Pop Filter untuk menyaring suara terutama dari pengucapan P dan B yang belum banyak orang tahu bahwa pengucapan kedua huruf tersebut dapat menciptakan noise atau suara yang tidak diperlukan.

Setelah memiliki barang-barang di atas dan menyusunnya di dalam satu ruangan, rumah anda sudah dapat dikatakan menjadi home recording studio yang dapat melakukan proses perekaman dari awal hingga mixing dan mastering.

0 Comment
23 August
2019
Keuntungan Menggunakan Wireless Earphone

Mendengarkan musik sudah menjadi aktivitas yang lumrah di kehidupan manusia saat ini. Musik menjadi sarana hiburan dan relaksasi di berbagai situasi dan kondisi. Untuk mengimbanginya, para produsen audio mengeluarkan berbagai jenis output untuk memanjakan telinga pendengar, salah satunya adalah wireless earphone. Apa sajakah keuntungan yang ditawarkan oleh benda satu ini?

Praktis

Wireless earphone diciptakan tidak terlalu besar sehingga dapat digunakan di telinga dengan ringan. Dengan benda ini, mengangkat panggilan telepon dan memutar musik kini dapat dilakukan tanpa harus menggenggam ponsel. Ada beberapa yang melengkapi fiturnya dengan tombol untuk mengangkat telepon, menhambungkan atau memutuskan koneksi ke handphone, dan tombol-tombol yang diperlukan untuk pemutar musik seperti pause dan play.

Aman

Tanpa kabel, tidak mengundang kejahatan dengan menelusuri keberadaan ponsel. Jika terjadi panggilan darurat di jalan, tidak perlu mengeluarkan handphone dari tempat penyimpanan seperti di tas atau di saku.

Nyaman

Earphone nirkabel dibuat nyaman untuk digunakan di mana saja dan kapan saja, cocok untuk anda yang suka bepergian dan tidak mau repot.

Ruang Gerak Luas

Bentuk yang kecil dan tanpa kabel dapat memberi keleluasaan dalam bergerak bagi penggunanya. Seringkali kabel terlilit saat berpindah posisi. Pada situasi saat earphone terpasang di laptop dan lupa saat akan berdiri, earphone akan tersangkut dan mudah rusak. Maka wireless earphone adalah salah satu solusi bagi mereka yang clumsy atau sekadar ingin terlihat lebih rapi.

Mudah Disimpan

Tidak seperti wired earphone atau earphone berkabel yang cukup menyita waktu untuk menggulung kabel saat selesai digunakan atau menguraikan kabel yang bak benang kusut padahal waktu disimpan sudah digulung dengan rapi, wireless earphone diciptakan bagi anda yang tidak mau repot dan menghemat waktu saat akan menyimpan dan akan digunakan.

Awet

Earphone dengan kabel biasanya mudah rusak apabila sering terlipat, kabelnya mudah putus dan sulit untuk disambungkan kembali. Wireless earphone tercipta untuk menghindari kesalahan-kesalahan dan keteledoran pemilik dalam menyimpan sehingga cenderung lebih awet bila dibandingkan dengan earphone berkabel.

Desain Futuristik

Benda-benda nirkabel dilirik dari sisi desainnya memang sudah seperti menjelajah waktu ke ribuan tahun ke depan. Desain earphone nirkabel terlihat sangat futuristik dan trendi sehingga cenderung cocok digunakan dengan berbagai gaya berpakaian.

Hemat Baterai

Dengan teknologi bluetooth, daya yang digunakan oleh earphone akan lebih kecil sehingga baterai handphone dapat lebih awet.

Kemajuan teknologi membuat kehidupan manusia menjadi lebih mudah dan praktis. Dengan earphone nirkabel seperti ini, kegiatan lebih berwarna ditemani dengan musik tanpa harus repot dengan kabel yang melilit sana-sini. Apalagi ditambah dengan desain yang sangat fashionable membuat penampilan kamu terlihat semakin kece.

0 Comment
23 August
2019
5 langkah Mudah Menggunakan Wireless Earphone di Smartphone

Menggunakan wireless earphone adalah hal yang cukup mudah, namun ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk dapat menikmati fungsi dari earphone tersebut. Ikuti langkah-langkah mudah berikut untuk menggunakan earphone nirkabel.

1.    Sambungkan

Nyalakan perangkat earphone dan sambungkan melalui bluetooth dan aplikasi yang bersangkutan jika ada. Pilih opsi untuk menyambungkan. Beberapa perangkat menyertakan untuk memberikan kata sandi untuk menyambungkan perangkat tersebut ke dalam ponsel anda.

2.    Pasang Earphone

Sila letakkan perangkat di telinga anda sesuai dengan bentuk dan instruksinya, pastikan anda sudah nyaman dalam menggunakannya. Posisi yang tepat juga mempengaruhi kualitas suara yang akan didengar. Apabila posisi kurang pas, maka suara yang keluar dari dalam earphone akan terdengar kecil dan kurang maksimal.

3.    Nyalakan Musik

Bukalah aplikasi pemutar musik untuk keperluan mendengarkan musik. Pilih lagu sesuai dengan keinginan anda dan tekan tombol putar atau play. Untuk kepentingan lain seperti mengangka telepon di dalam penggunaan, biasanya musik otomatis terhenti dan anda memiliki tombol khusus untuk mengangkat telepon tersebut. Tombol tersebut biasanya sudah tertanam di dalam perangkat baik menjadi tombol sendiri maupun dwifungsi bersamaan dengan tombol pemutar musik.

4.    Nikmati Kegiatan

Setelah semua tersambung dan musik telah diputar, saatnya menikmati kegiatan anda ditemani dengan iringan lagu dari ponsel anda tanpa harus kerepotan memegangnya.

Dengan segala kemudahannya, wireless earphone hadir untuk menemani anda berkegiatan di mana saja dan kapan saja. Di jalan, di rumah, sambil bekerja, atau sekadar teman bersantai sambil menyeruput teh di teras rumah sore hari. Fungsi yang ditawarkan dari masing-masing perangkat berbeda-beda. Ada juga yang menyertakan fungsi untuk berolahraga dan mengukur perjalanan anda untuk keperluan jogging di pagi atau sore hari. Semakin canggih teknologi, semakin banyak macam-macam fasilitas yang ditawarkan oleh produsen earphone di seluruh dunia. Pastikan anda membeli perangkat yang berkualitas dan tahan lama. Perawatan perangkat ini cenderung lebih mudah dibandingkan dengan earphone berkabel. Kabel yang sering kusut dan tersangkut lebih rentan rusak. Bagi anda yang tidak ingin direpotkan kala ingin menggunakan atau menyimpannya, earphone nirkabel ini dapat dijadikan pilihan. Selain lebih awet, perangkat ini lebih praktis dalam pemakaian dan penyimpanannya. Penggunaannya pun mudah sehingga semua orang dapat langsung menggunakan tanpa kebingungan. Pilih perangkat dengan bentuk yang anda suka dan fitur yang anda butuhkan.

1 Comment
23 August
2019
Tips Memilih Jenis Musik untuk Relaksasi

Setelah melalui hari-hari yang sibuk, ada kalanya diri butuh dimanja dan diistirahatkan. Mendengarkan musik adalah salah satu alternatif untuk mengistirahatkan pikiran setelah diajak bekerja seharian. Pemilihan jenis musik untuk relaksasi bisa anda atur sendiri sesuai dengan selera. Anda juga dapat membuat playlist dengan genre yang bercampur namun tetap dalam ranah genre kesukaan anda, jadi anda tidak perlu repot ginta-ganti lagu dan mengetik ulang nama musisi atau judul lagunya.

Pada umumnya, musik untuk relaksasi adalah musik dengan tempo yang pelan dan instrumen melodik seperti piano dan gitar. Namun, anda juga dapat menemukan musik-musik yang tenang dari musik tradisional seperti musik tradisional suku Indian. Berikut kami sertakan tips memilih jenis musik untuk relaksasi.

1.    Memilih Genre

Genre yang dapat dipilih ada berbagai macam, anda dapat memulainya dari musik klasik. Setelahnya, anda dapat mengeksplor ke jazz, atau genre-genre lain yang mengusung tema ketenangan. Anda dapat mencoba aliran-aliran tradisional seperti gamelan Jawa, musik dari suku Indian, musik tradisional India ataupun Cina. Anda dapat dengan leluasa memilih dan sesuaikan dengan kebutuhan anda. Suara-suara alam juga dapat anda masukkan ke dalam playlist mengingat suara alam adalah salah satu sumber ketenangan. Kelompokkan lagu-lagu yang menurut anda cocok untuk masuk playlist musik relaksasi anda.

2.    Membuat Playlist

Setelah lagu-lagu dikumpulkan, buatlah playlist dan beri judul sesuai keinginan anda. Misal: “Playlist Musik Relaksasi” untuk menghindarkan dari pemutaran lagu secara random yang akan merusak suasana ketika sedang ingin istirahat dan menyegarkan pikiran. Susunlah lagu-lagu sesuai dengan pilihan anda atau anda dapat memutarnya secara acak. Pastikan lagu yang ada di dalam playlist tidak ada yang keluar dari genre yang merelaksasi.

3.    Sound System

Playlist sudah siap, giliran untuk output pendukungnya. Sesuaikan dengan kebutuhan anda, apakah anda ingin menyendiri di ruangan dengan speaker berspesifikasi bagus sehingga musik yang terdengar akan lebih berkualitas atau anda cukup melangkahkan kaki ke pojok ruangan dan menempatkan earphone di telinga anda sambil memejamkan sejenak mata anda yang lelah. Atau di beberapa kondisi, bisa saja anda sambil yoga bersama teman-teman, maka gunakan speaker yang dapat mencakup seluruh ruangan sehingga anda dan teman-teman dapat bermeditasi lebih menyenangkan diiringi dengan suara-suara alam atau lagu-lagu yang menenangkan pikiran yang sudah anda susun di playlist tadi.

4.    Pendukung

 Anda dapat membuat lebih nyaman suasana beristirahat anda dengan cara menyusun ruangan yang digunakan untuk istirahat lebih rapi dan tidak memasukkan elemen pekerjaan agar pikiran anda tidak terganggu. Sound system yang mumpuni juga sebagai elemen pendukung dalam rangka kegiatan relaksasi ini. Menyeduh teh atau kopi kesukaan anda juga dapat menambah hangatnya suasana relaksasi. Jangan lupa siapkan cemilan untuk pertolongan pertama apabila anda merasa lapar. Apabila anda ingin beristirahat dilanjut dengan tidur, maka persiapkan tempat untuk anda merebahkan diri dengan nyaman dan pastikan tidak ada gangguan yang sepele kecuali ada kondisi darurat. Tentukan waktu yang anda butuhkan untuk istirahat ini agar tidak melenceng dari jadwal dan mengacaukan yang lainnya.

5.    Tambahan

Pemilihan genre lagu yang tepat akan membuat kualitas beristirahat anda lebih baik. Gunakan timer apabila anda kurang terbiasa dengan tidur yang diiringi dengan musik. Selain tidak mengganggu, anda juga melakukan penghematan dengan menggunakan timer. Jadi, tidak ada listrik yang terbuang sia-sia sementara anda tertidur dengan nyaman.

Pastikan semua yang sudah tertulis anda siapkan untuk memulai kegiatan mendengarkan musik relaksasi ini. Jangan lupa untuk memilih sound system dengan kualitas yang terbaik agar waktu istirahat anda tidak terganggu sound system dengan speaker sember atau putus-putus akibat pemasangan kabel yang kurang pas. Selalu cek perlengkapan untuk mendengarkan musik anda, rawatlah secara berkala dan ganti komponen apabila ada yang rusak. Letakkanlah di tempat yang terlindung dari sinar matahari agar tidak mudah rusak dan menjadi lebih awet sehingga anda tidak perlu mengeluarkan budget tambahan hanya gara-gara kelalaian dalam merawat sound system.

0 Comment
4 July
2019
Tips Membuat Bioskop Sendiri di Rumah

Menonton di bioskop adalah sebuah pengalaman menonton film dengan fasilitas lengkap dan maksimal. Namun, apadaya apabila isi di dalam dompet berkata tidak.dengan kemajuan teknologi seperti sekarang ini, anda sekarang dapat membangun bioskop sendiri di rumah.

Berbagai macam bentuk bioskop dapat dibuat, dimulai dari bioskop sederhana, sampai membangun ruangan yang khusus ditujukan untuk membuat bioskop kecil yang  masih menjadi bagian dari rumah. Banyak referensi di internet mengenai bioskop sederhana. DIY (Do It Yourself) atau membuat sendiri, sampai tiruan bioskop yang menggunakan ruangan kedap suara dan layar lebar.

Produsen elektronik kini telah mengeluarkan satu set home theater yang sudah dapat dikategorikan sebagai bioskop mini. Isi dari seperangkat home theater adalah televisi berlayar lebar, seperangkat audio yang dilengkapi pemecah sinyal suara, dan player  atau pemutar untuk VCD/DVD. Ketiga rangkaian tersebut sudah mencukupi untuk menyulap ruang tengah anda menjadi bioskop kecil.

Namun, kita juga dapat merakit sendiri bioskop kita. Benda-benda yang diperlukan kurang lebih sama dengan home theater, namun kita dapat custom  sendiri pemilihan layar, audio, dan pemutarnya.

Layar

Agar gambar yang terpampang cukup besar, kita butuh layar yang besar pula agar terasa puas menontonnya. Ada dua pilihan untuk membuat jadi layar besar ini. Pertama, membeli televisi yang berlayar besar. Pemilihan layar berukuran 40 inchi ke atas akan memberikan ruang yang lebih besar untuk menonton. Kedua, anda dapat memanfaatkan proyektor dan menembaknya ke arah tembok yang kosong. Ukuran layar yang ditembakkan proyektor dapat diatur sesuai selera dan tempat yang tersedia tentunya.

Audio

Pemilihan audio untuk bioskop di rumah dapat anda rakit sendiri. Pilihlah speaker dengan frekuensi yang berbeda-beda agar dapat menjangkau seluruh suara. Lengkapi dengan pemecah sinyal suara agar suara yang tadinya satu dapat dipecah-pecah sehingga menghasilkan suara yang berpindah-pindah atau surround system. Speaker yang dibutuhkan minimal ada tiga. Satu untuk suara-suara utama diletakkan di depan, speaker yang ditengah untuk menonjolkan dialog, lalu speaker terakhir yang diletakkan di belakang untuk memunculkan suara-suara latar seperti gemericik air dan untuk menangkap dinamika suara dari speaker paling depan ke paling belakang sehingga surround tersebut tercipta. Untuk audio, anda dapat membeli satu set atau secara terpisah sebagaimana kebutuhan dan keinginan anda disesuaikan dengan budget yang anda miliki.

Player

Player atau pemutar untuk memutar kaset dalam format VCD atau DVD sudah banyak jenisnya. Pilihlah player yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Ruangan

Untuk membuat bioskop di rumah, diperlukan ruangan sendiri. Atau, anda juga dapat menyulap kamar anda menjadi bioskop. Carilah referensi di internet untuk bentuk sebuah kamar yang juga berfungsi sebagai bioskop. Speaker yang digunakan cukup yang kecil-kecil dan diletakkan di sudut-sudut ruangan agar tetap mendapatkan surround sound yang membuat beda daripada menonton dengan speaker biasa. Apabila memungkinkan, tambahkanlah pelapis kedap suara pada dinding-dindingnya. Lampu yang digunakan juga sebaiknya tidak terlalu terang agar tidak mengurangi fokus pandangan terhadap layar. Untuk mendapatkan posisi yang nyaman, carilah posisi untuk menembakkan proyektor atau meletakkan layar yang dirasa tepat sehingga anda tidak kerepotan saat sedang menonton. Jarak pandang juga harus diperhatikan agar kepala tidak cepat pegal saat menonton.

Lampu

Sebagai elemen pendukung, pemilihan lampu juga dapat mempengaruhi pengalaman menonton anda. Disarankan untuk memilih lampu yang dapat diubah pengaturan terang-gelapnya. Namun, lampu rumah biasa juga dapat dimanfaatkan, apabila film akan dimulai, kita tinggal mematikan lampunya agar pandangan kita fokus ke layar dan tidak mengurangi kualitas cahaya dari layar.

Anda dapat mencari-cari referensi bentuk dan tata ruang bioskop di internet dengan berbagai tema atau anda dapat merancang sendiri bioskop buatan anda. Yang terpenting, pemilihan alat-alat yang tidak sembarangan dan perawatan secara rutin agar bioskop buatan sendiri tidak mudah rusak dan menimbulkan kerugian di sisi lainnya. Pastikan anda membeli keperluan bioskop di rumah ini dengan kualitas yang baik dan dengan spesifikasi yang pas sesuai dengan selera dan kantong anda.

2 Comment
4 July
2019
Sejarah Perkembangan Sound System

Pada zaman dahulu, pidato dan acara musik dikerumuni banyak orang dan orang-orang berebut untuk mendapatkan posisi paling depan sebab belum ditemukan alat pengeras suara. Untuk kepentingan umum saja belum terpenuhi apalagi di sektor hiburan. Berterimakasihlah kepada ilmuwan yang dapat menemukan transducer atau penghantar sinyal suara yang dapat mengeraskan suara dari sumbernya.

Era perkembangan sound system terbagi menjadi beberapa periode seiring berjalannya waktu dan penemuan-penemuan baru ditemukan. Penemuan paling pertama yang dipatenkan adalah milik Ernst Werner von Siemens tentang prinsip kerja moving coil transducer atau transduser dengan koil bergerak di tahun 1874. Kemudian disusul oleh Alexander Graham Bell, lalu dikembangkan kembali oleh Oliver Lodge. Mari menelusuri era perkembangan sound system dimulai dari penemuan pertama hingga temuan mutakhir yang sudah dapat kita nikmati di masa kini.

Ernst Werner von Siemens adalah pria berkewarganegaraan Jerman yang pertama kali menemukan prinsip kerja transduser. Ia mematenkan penemuannya dengan nomor paten 149,797 pada tanggal 14 April 1874. Prinsip kerja yang ditemukan beliau juga dikenal sebagai dynamic. Kemudian, Siemens kembali mematenkan penemuannya pada tanggal 14 Desember 1877 berupa nonmagnetic parchment diaphgram. Penemuan barunya dapat digabungkan dengan penemuan sebekumnya dan melahirkan horn sebagai alat bantu untuk mengeraskan suara. Pada masanya, horn adalah salah satu komponen penting yang digunakan pada pemutar piringan hitam.

Alexander Graham Bell adalah nama yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Pria ini tercatat sebagai penemu telepon, namaun pada dasarnya yang beliau temukan adalah alat untuk mentransmisi suara alias mikrofon pada tahun 1876.

Oliver Lodge mengembangkan moving coil transducer dan memegang hak paten untuk radio.

Magnavox Company adalah perusahaan yang didirikan oleh dua ilmuwan bernama Edwin S. Pridham dan Peter Laurits Jensen pada tahun 1913. Mereka mematenkan penemuan yang disebut dengan radio loudspeaker yang kemudian digunakan pada acara Panama-Pacific Exposition di San Fransisco. Kemudian dikenal, inilah kali pertama cikal bakal sound system. Proyek pertama mereka adalah mengeraskan suara pidato dan musik secara langsung. Magnavox Company memberikan sound systemnya untuk digunakan oleh Thomas Woodrow Wilson, Presiden Amerika Serikat pada tahun 1919 untuk keperluan pidato sambutan dalam acara League of Nations di Balboa Stadium, San Diego.

Dari penemuan-penemuan yang berakar dari penemuan Siemens, kemudian dikembangkan untuk menjadi alat-alat yang dapat digunakan kemudian hari seperti mikrofon, juke box, radio, telepon, speaker aktif, pemecah sinyal suara, dan lain-lain. Kini kita mendapati pengeras suara di mana saja bahkan benda yang sehari-hari kita gunakan pun memiliki pengeras suara seperti ponsel, laptop, dan jam tangan digital.


Apabila belum ditemukan pengeras suara, dapat dibayangkan betapa repotnya kita jika akan mengadakan suatu acara. Keperluan komunikasi di dalam suatu gedung pun akan sulit jika tidak memiliki pengeras suara di tiap sudutnya. Penemuan pengeras suara ini cukup membantu kehidupan manusia dan keperluan sehari-harinya. Mulai dari yang penting hingga sekadar sarana hiburan.

Rangkaian sound system kini telah menjadi suatu kebutuhan yang cukup penting di dalam kehidupan sehari-hari seperti di rumah sakit, sekolah, ataupun gedung-gedung perkantoran. Untuk kebutuhan hiburan juga sound system semakin canggih dan beragam. Mulai dari satu set speaker dengan spesifikasi standar hingga dengan tambahan-tambahan input maupun output transducer untuk memanjakan telinga pendengar.

Perkembangan sound system dari masa ke masa semakin memudahkan manusia untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Bersyukur kita dapat hidup di masa kini sehingga kita tidak perlu repot-repot berdesakan dengan orang-orang hanya untuk mendengar musik lebih jelas, atau sekadar mendengar pidato yang disampaikan dari atas podium. Namun pemakaian speaker aktif di lingkungan rumah juga harus memperhatikan sekitar jangan sampai mengganggu apalagi merusak hubungan antar tetangga hanya gara-gara suara speaker aktif terlalu kencang sehingga membangunkan bayi yang terlelap di malam hari. Gunakanlah sound system secara bijak dan pada tempatnya agar tidak menimbulkan kerugian baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Semoga tulisan ini membantu pencarian anda tentang sejarah perkembangan sound system di dunia.

0 Comment
4 July
2019
Perbedaan Speaker Aktif dan Home Theater

Di zaman serba modern ini, pengalaman seperti menonton di bioskop dapat dibuat di rumah dengan bantuan teknologi canggih yang sudah dengan mudah kita dapatkan di pasaran. Sederhananya, speaker aktif adalah pengeras suara yang dapat mengubah sinyal suara dari sumber suara agar suara yang dihasilkan lebih keras. Home theater adalah sebuah rangkaian yang menyerupai bioskop dan dapat dirakit sendiri di rumah dengan kualitas yang tidak kalah jauh dengan aslinya. Namun, masih banyak yang sulit membedakan apa itu speaker aktif dan home theater. Mari simak penjelasan singkat berikut.


Speaker Aktif

Speaker aktif adalah sebuah benda yang digunakan untuk mengeraskan suara berupa rangkaian yang terdiri dari speaker pasif dan amplifier (penguat suara) di dalamnya. Fungsinya adalah untuk menambah daya dalam sistem elektronik dari sumber suara agar sinyal suara yang masuk dapat dibuat lebih nyaring dari sumbernya. Untuk menyalakan speaker aktif, dibutuhkan kabel tambahan ke aliran listrik agar speaker aktif dapat menyala dan berfungsi dengan baik. Output yang dikeluarkan oleh speaker aktif hanyalah berupa suara.

Speaker aktif memiliki beberapa jenis menurut frekuensinya. Mulai dari tweeter, subwoofer, woofer, midrange, dan fullrange. Ada juga yang sudah dirangkai dan disebut dengan 2 way, 3 way, atau 4 way speaker. Semua dapat digunakan secara terpisah sesuai kebutuhan, atau dirangkai agar suara yang keluar lebih spesifik dan mencakup frekuensi yang cukup luas sehingga suara yang terdengar akan lebih kompleks dan lengkap.

Pada penjelasan ini, speaker aktif mengarah kepada yang digunakan untuk keperluan umum atau diperdengarkan kepada orang banyak. Pasalnya, earphone dan headphone juga termasuk speaker aktif jika dilihat dari pengertiannya. Bedanya, kedua benda tersebut untuk penggunaan pribadi.

Baca Juga : Tips Membeli Speaker Aktif


Home Theater

Home theater adalah kumpulan dari beberapa benda yang membentuk suatu rangkaian untuk menikmati pengalaman menonton seperti di bioskop. Home theater terdiri dari layar yang besar, speaker aktif, pemecah sinyal suara, dan player untuk memutar film atau video.

Berikut benda-benda yang harus disiapkan demi keberlangsungan kesenangan duniawi bertema bioskop di rumah.


Layar

Layar yang digunakan pada rangkaian home theater disarankan minimal 27 inchi agar dapat menikmati pemandangan luas bak di bioskop.


Speaker Aktif

Untuk keperluan suara dalam rangkaian home theater dapat diterapkan sistem surround yang memberikan pengalaman suara seperti berpindah-pindah sumbernya mengikuti tampilan visual. Di sinilah pemecah sinyal suara dibutuhkan perannya. Penempatan speaker pada rangkaian home theater juga sangat berpengaruh pada suara yang dihasilkan. Rangkaian speaker aktif yang digunakan untuk home theater ini dapat dikombinasikan sesuai dengan keinginan. Dengan empat speaker aktif yang mencakup berbagai frekuensi sudah dapat memberikan anda suasana seperti di bioskop, dengan catatan pemecah sinyal suara bekerja dan penempatannya sudah sesuai. Mulai dari peletakan speaker di depan untuk suara-suara utama, di tengah untuk menonjolkan dialog, dan di belakang untuk suara latar dan dinamika suara dari depan ke belakang seakan suara yang terdengar benar-benar bergerak. Dengan begitu, urusan untuk output suara seperti di bioskop pun beres.


Player

Pemutar atau player yang digunakan tergantung dari kebutuhan pengguna. Umumnya, DVD player dengan kualitas rata-rata sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan menikmati bioskop home made.

Menikmati pengalaman menonton seperti bioskop sekarang dapat anda rangkai sendiri di rumah dengan pemilihan alat-alat yang dibutuhkan dengan baik. Ada yang menawarkan satu set rangkaian home theater, namun anda juga dapat merakitnya sendiri dengan pilihan jenis dan merk alat-alat tersebut. Jangan lupa untuk mencari referensi sebelum membeli alat-alat tersebut agar menghasilkan rangkaian yang baik dan tidak mudah rusak.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa speaker aktif adalah benda yang berfungsi hanya untuk kebutuhan suara, home theater adalah sebuah rangkaian yang membutuhkan speaker aktif sebagai salah satu elemen penting di dalamnya. Perbedaan yang cukup jelas antara speaker aktif dan home speaker sudah dijabarkan dengan jelas berdasarkan pengertian dan fungsinya. Semoga setelah membaca tulisan ini anda tidak lagi kebingungan membedakan antara keduanya.

2 Comment
4 July
2019
QSC Press Release





PRESS RELEASE

 

 

QSC Launches Firmware v2.0 for its acclaimed TouchMix-30 Pro Digital Mixer

 

 

New firmware v2.0 update provides expanded versatility and connectivity

for the acclaimed TouchMix-30 Pro digital mixer.

 

Costa Mesa, CA (June 18th, 2019) — QSC, LLC is pleased to introduce a major firmware v2.0 update to its highly acclaimed TouchMix-30 Pro compact digital mixer. Quickly becoming the new standard for performance in a compact digital mixer, the TouchMix-30 Pro with firmware v2.0 now further satisfies the needs of the most demanding professionals with a comprehensive list of the most-requested feature enhancements including:

 

·       New Custom Fader Banks function supporting three fader banks assignment, each for eight channels, that are saved as part of a Mixer Scene

·       Capability to interface with third-party external control surfaces with motorized faders (QSC has verified operation with iCon Platform M+, Behringer XTouch Compact and PreSonus FaderPort 8 control surfaces)

·       28 New Instruments Presets (Cajon, Accordion, Harmonica, Ukulele, Cello, Clarinet, various Percussions and more)

·       CP Series Compact Powered Loudspeakers Presets available directly in the mixer as well as CP8 and CP12 loudspeakers’ input gain settings recommendations

 

“Listening and responding to the needs of our customers has always been a priority for QSC” states Jon Graves, QSC Mixer Product Manager. “Already proven as an incredible tool to help users achieve great results, with this new firmware, the TouchMix-30 Pro is now far and away the absolute best-in-class small format digital mixer on the market today. We’re really proud of the effort and know our customers will appreciate the new functionalities.”

 

Perfect for production professionals, musicians and bands as well as live performance venues, the TouchMix-30 Pro’s 32 mixing channels (24 Mic/Line, 6 Line, Stereo USB) and 16 outputs offer tremendous signal management flexibility for a wide range of applications. Advanced features such as Class-A microphone preamplifiers, Anti-Feedback and Room Tuning Wizards, two independent 24-channels Automatic Microphone Mixers, two real-time analyzers (RTA), patch matrix, 32-channel direct-to-external-drive recording and DAW interface with MacOS® and Windows® computers make the TouchMix-30 Pro equally competent as both a professional live sound or recording system.    


About QSC


Founded over five decades ago, QSC is a globally-recognized leader in the design, engineering and manufacture of award-winning high-performance loudspeakers, digital mixers, power amplifiers, audio processors, digital cinema solutions, and the Q-SYS™ software-based audio, video and control platform. Offering reliable, scalable and flexible solutions for professional installed, portable, production, corporate and cinema applications, QSC puts customers first with its highly-acclaimed sales, service, and support networks worldwide. www.qsc.com    

0 Comment
20 June
2019
Tips Membersihkan Microphone (Mic) Supaya Awet

Microphone adalah salah satu instrumen penting dalam dunia audio. Mic bisa digunakan di beberapa tempat, bukan hanya untuk kebutuhan vokal saja. Mic juga dibutuhkan untuk drum dan alat-alat musik lain yang tidak bisa disambungkan langsung ke speaker aktif. Mic berperan sebagai penghantar instrumen-instrumen tersebut agar bisa sampai ke telinga pendengar dengan baik.

Ada berbagai macam jenis microphone, bentuknya biasanya menyesuaikan dengan kegunaannya. Mic untuk vokal saja bisa beragam bentuknya dari yang model lawas seperti yang digunakan Elvis Presley, microphone kecil yang biasa digunakan para artis K-pop agar bisa dibawa nge-dance, juga yang bentuknya biasa saja seperti yang digunakan Adele atau penyanyi-penyanyi lainnya. Namun, biasanya artis-artis memiliki preferensi berbeda-beda sesuai dengan genre yang dibawakannya. Bisa saja kadang artis satu dengan yang lainnya dengan merek dan seri microphone yang sama, namun suara yang dihasilkan bisa berbeda karena mereka memodifikasi mic masing-masing.

Sebagai benda elektronik, microphone juga perlu perawatan khusus agar suara yang dihasilkan tetap jernih dan tidak mudah rusak. Sebenarnya tips membersihkan microphone supaya awet gampang-gampang susah, tergantung pada bentuk dan komponennya.


1. Bersihkan Bagian Grille

Microphone memiliki bagian terluar yang dinamakan grille, bagian ini seperti jaring dan di dalamnya terdapat busa. Pada umumnya membersihkan microphone hanya di bagian ini saja. Grille adalah bagian yang sangat rentan kotor terkena debu, ludah, maupun lipstik sang vokalis. Maka, bagian ini harus sering dibersihkan agar tidak kotor dan mempengaruhi suara yang dikeluarkan. Untuk model mic yang biasa, melepas grille dapat dilakukan dengan memutarnya, lalu bersihkan dengan cara merendamnya di air lalu sikat. Bisa dengan air biasa, bisa juga dengan cairan khusus untuk membersihkan microphone yang bisa kita temukan di pasaran. Untuk melengkapi, bisa juga ditambah dengan blower kecil untuk mengusir debu-debu yang menempel. Pada umumnya, grille sudah dilapisi dengan lapisan anti karat. Jadi, tidak perlu khawatir saat akan menyikatnya. Setelah itu, pastikan grill sudah dikeringkan dengan baik, lalu pasang kembali di tempat semula.


2. Menyikat Microphone dengan Posisi Terbalik

Untuk microphone yang tidak dapat dilepas, bisa dilakukan dengan membasahi sikat lalu menyikat mic dengan posisi terbalik agar air tidak masuk ke dalam dan merusak komponen di dalamnya. Diamkan sejenak hingga benar-benar kering, lalu letakkan kembali ke dalam tempatnya.

Untuk microphone condenser, harus lebih ekstra hati-hati karena komponennya lebih sensitif dari jenis mic yang lain. Microphone condenser yang bisa dilepas bisa dibersihkan dengan air dan sikat juga, namun untuk yang tidak bisa dilepas, disarankan menggunakan sikat kering saja.


3. Jaga Microphone dari Benturan

Tips lainnya adalah menjaga microphone dari benturan. Seringkali penggunaan microphone tidak diperhatikan, padahal jika bagian grille penyok, akan sangat mempengaruhi kualitas suara yang dihasilkan. Sebaiknya saat melakukan tes suara juga tidak disarankan untuk mengetuk-ketuk mic karena dapat menyebabkan kerusakan membran yang ada di dalamnya.

Penyimpanan microphone ada baiknya disimpan di kotak khusus (case). Ketika pertama membeli microphone biasanya disertakan dengan tempatnya, bisa kita gunakan untuk menyimpannya kembali, bisa juga membeli kotak khusus mic yang memang didesain khusus untuk menjaga mic agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kotoran yang mudah masuk dan benturan dengan benda-benda lain ketika sedang tidak digunakan. Memasukkan mic ke dalam tempat penyimpanan juga memudahkan kita untuk menemukannya jika digabung dengan instrumen lain bila digabung dalam perjalanan. Selain rapi dan terorganisir, mic kita pun aman di dalamnya.


Microphone pribadi biasanya lebih mudah dirawat dibanding microphone yang disewakan atau yang digunakan untuk kebutuhan karaoke. Pemilik microphone harus sabar dan benar-benar memperhatikan keadaan microphone milik mereka agar terkontrol sepanjang waktu, dari kebersihan hingga kualitas suaranya. Sebab tidak mudah membetulkan atau mengganti komponen di dalam microphone yang sudah rusak. Lebih baik menjaga dan merawatnya sehingga kita tidak kerepotan dibuatnya.

Pemakaian microphone secara hati-hati, pembersihan dan pemeriksaan komponen secara berkala adalah beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menjaga microphone agar awet.

0 Comment
17 May
2019
Tips Memaksimalkan Kualitas Suara Pada Speaker Aktif

Memiliki speaker aktif tentu sangat menyenangkan, kita bisa memaksimalkan penggunaan speaker dengan berbagai macam aktivitas mulai dari menonton film di rumah hingga konser musik di tempat terbuka yang luas. Tetapi, tak jarang juga kita menemukan kendala, padahal speaker aktif yang dimiliki dirasa sudah sesuai kebutuhan ketika membeli. Maka kita harus pintar memilih dan mengondisikan speaker aktif agar suara yang dihasilkan bisa maksimal dan sesuai dengan keinginan. Ternyata, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kualitas suaranya. Mari simak beberapa tips memaksimalkan kualitas suara pada speaker aktif.


Memilih Speaker Aktif

Speaker aktif memiliki berbagai macam kriteria yang bisa kita bandingkan dan kombinasi sendiri. Kita bisa memilih speaker aktif berdasarkan daya, bahan dasar kotak speaker, jenis speaker, dan pengatur audionya. Di pasaran banyak sekali jenis-jenis speaker aktif yang dikelompokkan berdasarkan kriterianya masing-masing. Biasanya, semakin besar daya yang dibutuhkan, semakin bagus performanya. Bahan yang digunakan juga harus cukup ketebalannya. Jika terlalu tebal, suara tidak akan keluar secara maksimal, jika terlalu tipis pun, suaranya akan menggetarkan kotak dan menghasilkan suara-suara yang tidak diperlukan. Berbagai jenis speaker ditawarkan di pasaran dari harga murah hingga yang mahal. Kadang, harga speaker yang mahal juga belum tentu memenuhi semua kriteria tersebut, maka kita harus benar-benar teliti memperhatikan kriteria yang ditawarkan oleh merk-merk speaker aktif dan melakukan pengetesan. Ada juga cara lain jika budget pas-pasan, kita bisa mengakalinya dengan membeli yang tidak terlalu mahal lalu mengganti hal-hal yang dibutuhkan saja dari speaker tersebut seperti: menaikkan daya, melapisi dengan kasa sebagai filter suara, menambahkan papan untuk ketebalannya, dan mengubah atau mengganti pengatur audionya jika dirasa belum sesuai. Pemilihan speaker aktif juga disesuaikan dengan kebutuhan, apakah untuk menonton film dengan perangkat home theater, untuk acara indoor atau outdoor, acara untuk di lapangan terbuka atau semi terbuka. Sebab masing-masing venue memerlukan speaker aktif yang berbeda-beda kriterianya agar hasil suara yang dikeluarkan bisa sangat maksimal.


Jenis-jenis Speaker Aktif

Ada berbagai macam speaker aktif sesuai kebutuhan. Mulai dari tweeter, woofer, subwoofer, hingga fullring. Speaker aktif fullring biasanya digunakan untuk kebutuhan luar ruangan (outdoor), sementara woofer, subwoofer, dan tweeter cukup untuk kebutuhan di dalam ruangan. Untuk ruangan yang sempit, bisa menggunakan bookshelf speaker.


Penempatan Speaker Aktif

Tempat yang dipilih untuk meletakkan speaker aktif sangatlah berpengaruh, sebab speaker aktif memancarkan getar dan benda-benda di sekelilingnya bisa saja menyerap, atau memantulkan suara dari speaker aktif tersebut. Contohnya dengan meletakkan berurutan dari depan kiri, tengah, speaker surround, kemudian subwoofer. Dengan penempatan yang pas, maka hasil suara yang dihasilkan akan lebih optimal. Speaker aktif juga sebaiknya diletakkan di tempat yang bisa menyerap panas, sehingga tidak menimbulkan speaker aktif yang cepat panas. Jangan letakkan speaker di dekat sumber panas seperti perapian ataupun terkena cahaya matahari langsung. Juga jangan meletakkan di tempat yang suhunya bisa berubah drastis secara tiba-tiba karena akan mengakibatkan lensa speaker rusak.

Penempatan speaker juga dipengaruhi oleh jenis speaker yang kita gunakan, maka kita wajib double-check apakah sudah sesuai speaker yang kita gunakan dengan kebutuhan dan penempatannya.

 

Menggunakan Inter-koneksi dan Kabel

Selain itu, ada lagi tips memaksimalkan kualitas suara pada speaker aktif. Salah satunga menggunakan inter-koneksi dan kabel agar sumber suara dan sinyal audio dapat ditransfer ke speaker dengan baik. Sinyal audio dapat dinaikkan dan diturunkan kualitas suaranya, maka penting sekali untuk memperhatikan kabel yang digunakan agar dapat menghubungkan sumber suara dengan speaker aktif dengan baik.


Pemeriksaan dan Perawatan Berkala

Peralatan elektronik memerlukan perawatan agar dapat digunakan jangka panjang, termasuk speaker aktif. Sesekali perlu juga dilakukan pemeriksaan di seluruh bagian untuk menemukan apakah ada bagian yang sudah tidak berfungsi dengan baik atau butuh diganti. Jangan lupa juga untuk membersihkan speaker aktif agar tidak penuh oleh debu sehingga mengganggu kualitas suara yang dihasilkannya. 

3 Comment
17 May
2019
Teknik Penempatan Speaker yang Baik Untuk Acara Outdoor

Datang ke acara musik adalah salah satu hiburan yang dapat kita nikmati di sela-sela kesibukan sehari-hari. Bisa menjadi sebuah quick escape bagi yang ingin hiburan tanpa persiapan yang merepotkan dan jarak yang terlalu jauh bila dibandingkan dengan harus pergi berlibur ke gunung atau ke pantai untuk melepas kepenatan.

Di dalam konser musik tentu banyak hal-hal yang harus diperhatikan agar tidak mengecewakan, terutama untuk penataan panggung dan suara. Untuk menghasilkan suara yang tidak membuat telinga pendengar mudah lelah, diperlukan teknik penempatan speaker yang baik untuk acara outdoor maupun indoor.

Ada beberapa hal yang bisa kita perhatikan untuk menghasilkan suara yang bagus, mulai dari jarak antar speaker, ketinggian penempatan speaker dari lantai, hingga frekuensi suara yang dihasilkan.


Jarak Antar Speaker

Penempatan speaker harus diperhatikan agar pendengar bisa merasakan kualitas suara yang baik, titik dengar dan speaker harus membentuk segitiga sama sisi. Jarak antar speaker sebaiknya lebih dekat daripada jarak speaker dengan pendengar. Sebab, semakin besar jarak antar speaker akan memberikan nuansa latar musik yang semakin luas, sementara jarak speaker dengan pendengar yang semakin besar akan menghasilkan fokus suara yang lebih baik. Kombinasi dari latar musik yang pas dan fokus musik yang ciamik ini bernama sweet spot. Pendengar yang peka biasanya suka untuk mencoba berbagai macam posisi, bahkan bisa sampai berebutan tempat dengan pendengar lain untuk mendapatkan sweet spot ini.


Macam-macam Penempatan Speaker

Teknik penempatan speaker yang baik untuk acara outdoor bisa berbagai macam, seperti penempatan speaker secara terpusat, menyebar, atau kombinasi. Semua bisa diatur sesuai dengan kebutuhan mengingat masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihannya. Beberapa di antaranya adalah:

 

1.    Penempatan Speaker Terpusat (Sentralisasi)

Speaker diletakkan  di bagian depan pendengar. Kelebihan dari penempatan speaker secara terpusat ini salah satunya adalah menghemat biaya karena speaker yang dibutuhkan hanya sedikit. Waktu yang dibutuhkan terhitung cepat untuk proses pemasangannya. Untuk mengontrol suara dan peralatannya pun tidak terlalu sulit.

Namun, penempatan speaker seperti ini juga memiliki kekurangan, yaitu penyebaran suara yang kurang merata sehingga di depan terdengar sangat keras namun di belakang kurang terdengar jelas. Ada juga kemungkinan menimbulkan suara dengung dan suara pantulan yang lebih besar.

 

2.    Penempatan Speaker Menyebar (Desentralisasi)

Menempatkan speaker secara merata di beberapa titik dengar sehingga memperluas area dengar. Teknik ini cocok untuk acara di lapangan terbuka, penata suara juga harus menyiapkan kabel yang cukup panjang untuk menghubungkan antar speaker yang jaraknya lumayan jauh disesuaikan dengan kondisi lapangan.

 

3.    Penempatan Speaker Kombinasi

Penempaatan jenis ini bisa jadi menjadi salah satu yang paling ideal untuk teknik penempatan speaker yang baik untuk acara outdoor. Namun kembali lagi, tergantung pada kebutuhan tema dan tempat acara. Teknik ini bisa diaplikasikan untuk tempat yang masih memiliki sedikit ruang dan sisanya tempat terbuka seperti di pelataran masjid.

 

Frekuensi Suara yang Dihasilkan

Speaker memiliki kemampuan menghasilkan berbagai macam frekuensi, umumnya dibagi menjadi dua, yaitu rendah dan tinggi. Frekuensi suara rendah dikenal sebagai bass, untuk yang tinggi dikenal sebagai tweeter. Untuk menghasilkan suara yang pas bagi para pendengar, maka kombinasi kedua hal tersebut haruslah diracik sedemikian rupa. Frekuensi ini memerlukan perhitungan yang dikenal dengan golden ratio. Perhitungan tersebut memerlukan berbagai faktor seperti penempatan ketinggian speaker dari lantai agar bass dan tweeter terdengar seimbang agar sampai dengan baik ke telinga pendengar.

Pada dasarnya tidak terlalu rumit, hanya butuh ilmu-ilmu dasar yang sudah dipaparkan di atas. Namun, penata suara juga bisa saja mengalami trial and error selama pemasangan tergantung kondisi lapangan. Diperlukan juga pengalaman untuk menguasai teknik pemasangan speaker untuk acara outdoor untuk memuaskan telinga pendengar dan menyenangkan hati musisi dalam acara musik sehingga apa yang disampaikan musisi dari permainan musiknya, sampai dengan baik ke telinga pendengar berkat bantuan penata suara dengan teknik yang baik.

2 Comment
17 May
2019
Mengenal Alat Musik Keyboard dan Jenisnya

Beda Piano, Organ, Dan Keyboard.

Ketika orang menyebutkan keyboard, bisa menjadi dua arti. Satu mengartikan sebagai keyboard untuk menulis di komputer, lainnya sebagai alat musik karena namanya memang sama. Sebagai orang awam, kadang kita tidak dapat membedakan keyboard, organ, dan piano.

Piano adalah alat musik yang diciptakan untuk permainan solo, cakupan nadanya sangat luas dari nada rendah hingga yang tinggi. Memainkannya pun butuh skill dan keseimbangan tangan kanan serta tangan kiri. Ada dua jenis piano, yaitu grand piano dan upright piano. Piano dilengkapi dengan tiga pedal di bawahnya yang memiliki fungsi masing-masing seperti memanjangkan nada atau melembutkan suara.

Pemain organ biasanya hanya memainkan trinada (chord), mengiringi melodi dari piano. Organ terdiri dari dua jenis yaitu organ pipa atau biasa disebut dengan orgel, dan organ electronic atau lebih familiar dikenal dengan nama electone. Orgel memiliki lebih dari satu deretan tuts (bisa lebih dari dua), electone hanya memiliki 2, pedal yang dimiliki organ juga lebih banyak dibandingkan dengan piano.

Nah, saatnya masuk ke keyboard. Keyboard adalah alat musik yang menyerupai piano, tetapi tidak memiliki pedal di bawahnya. Keyboard memiliki bentuk yang lebih sederhana sehingga lebih mudah dibawa ke mana-mana. Keyboard memiliki kelebihan yaitu bisa mengeluarkan suara-suara instrumen lain selain piano. Bisa suara drum, suling, kastanyet, dan lain-lain. Biasanya keyboard juga dilengkapi dengan fasilitas style (musik iringan), untuk karaoke, bahkan ada juga yang menyertakan alat rekam.


Jenis-jenis Keyboard

Keyboard memiliki beberapa jenis, di antaranya:

-       Accompaniment Keyboard

Keyboard yang cocok dijadikan teman untuk di rumah. Sesuai namanya, accompaniment keyboard berfungsi untuk “menemani” karena disertai dengan fasilitas style yang biasa digunakan untuk organ tunggal ataupun karaoke. Pemain tidak perlu memencet banyak tombol dan memikirkan chord, keyboard ini membantu untuk memainkannya. Bagi pemula yang baru ingin memulai belajar keyboard, jenis ini bisa dijadikan pilihan.

 

-       Keyboard Mono Timbral

Keyboard jenis ini hanya bisa mengeluarkan satu suara dalam satu waktu meski ia memiliki berbagai macam suara. Biasanya keyboard jenis ini memiliki kualitas suara yang bagus.

 

-       Keyboard Multi Timbral

Keyboard ini cocok untuk menggarap aransemen, sebab ia bisa mengeluarkan berbagai macam suara dalam satu waktu seperti piano, drum, gitar, dan bass. Keyboard jenis ini biasanya digunakan untuk kegiatan rekaman.

 

-       Digital Piano Keyboard

Sesuai dengan namanya, digital piano keyboard bisa disebut sebagai pengganti piano. Biasanya keyboard jenis ini memiliki suara-suara yang menyerupai piano dengan kualitas suara yang cukup baik, kadang dilengkapi dengan suara instrumen lain namun dengan kualitas yang kurang baik. Digital piano biasanya memiliki banyak tuts dan agak berat sehingga kurang cocok untuk dibawa bepergian. Bisa ditempatkan di rumah, tempat les, studio, atau di gereja.

 

-       Digital Synthesizer & Workstation Keyboard

Digital synthesizer adalah keyboard yang memiliki suara yang lebih banyak juga bisa diubah-ubah dan digabungkan dengan suara lain, bahkan bisa membuat suara yang baru. Workstation keyboard dilengkapi dengan teknologi canggih seperti sebagai sequencer, looping, membuat arpegio, tracking vokal, bahkan merekam. Workstation keyboard bisa dibilang merupakan studio dalam bentuk keyboard karena bisa melakukan berbagai macam dalam satu instrumen saja. Dengan keyboard jenis ini kita bisa membuat berbagai macam genre lagu dari pop, hip hop, jazz, dan lain-lain. Workstation juga memudahkan penggunanya untuk menghemat tempat dan waktu.

 

-       Keyboard Hybrid

Keyboard hybrid memiliki dua fungsi keyboard sekaligus seperti piano dan accompaniment atau piano dengan digital synth/workstation. Belum banyak jenis keyboard hybrid karena penggunanya pun terbatas pada yang pro saja.

 

Mengenal alat musik keyboard dan jenisnya bukanlah sesuatu yang sulit karena kita bisa mendapatkan informasinya dari berbagai sumber. Jenis-jenis keyboard yang beredar di pasaran juga sudah mulai beragam menyesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan konsumen. Jenis-jenis keyboard di atas bisa dijadikan sebagai acuan untuk memilih keyboard mana yang paling pas untuk anda. Pilihlah keyboard sesuai dengan kebutuhan.

0 Comment
17 May
2019
Tips Memilih Sound System untuk Home Theater Rumah

Perangkat home theater memungkinkan Anda untuk merasakan kekuatan sound system layaknya bioskop atau konser musik sungguhan. Perangkat sound system untuk home theater ini sering dipilih sebagai pelengkap interior ruangan dan membuat suasana rumah jadi lebih nyaman ketika memutar VCD atau DVD. Mengingat harganya cukup mahal, Anda harus benar-benar teliti saat memilih sound system home theater rumah demi mendapatkan output suara yang sempurna.

 

Mempertimbangkan Struktur Ruangan

Biasanya sound system home theater ditempatkan di ruangan tersendiri yang dikhususkan sebagai ruangan hiburan. Ruangan ini didesain secara khusus agar suara tetap terfokus di ruangan tersebut dan tidak bocor ke ruangan lainnya. Oleh karena itu, ketika memilih sound system baru hendaknya mempertimbangkan penempatan komponennya agar bisa menghasilkan suara yang jernih tidak banyak noise. Itu sebabnya, kebanyakan ruangan home theater memiliki ukuran yang luas dengan dinding yang mampu menyerap pantulan suara.

 

Mempertimbangkan Produk Keluaran Terbaru

Apabila Anda tak ingin kerepotan mengatur penempatan sound system, alangkah baiknya mempertimbangkan menggunakan produk sound system keluaran terbaru. Produk sound system terbaru umumnya bisa menggunakan sistem automatic sound field correction yang mampu menciptakan surround sound yang optimal secara otomatis. Perangkat ini sangat cocok bagi Anda yang tak memiliki waktu luang untuk memasang komponen sound system.  

 

Pertimbangkan Bar Type yang Mudah Diaplikasikan

Speaker home theater terbaru umumnya memiliki bentuk bar type dengan speaker yang menyatu. Sound system ini mendukung sistem 2.1 ch, 5.1 ch dan 7.1 ch. Dari ketiga sistem tersebut, versi sistem 7.1 ch dianggap lebih praktis karena sudah memiliki fungsi AV amplifier. Sound system tipe ini juga mudah dipasang setelah Anda menyiapkan peralatan lainnya. Meski terbilang praktis, audio system bar type cenderung mengeluarkan suara bertipe virtual surround dengan efek berbeda daripada sound system dengan speaker terpisah.

 

Cek Kelengkapan Amplifier Surround

Untuk memiliki home theater yang bagus umumnya memiliki komponen amplifier surround yang baik pula. Keberadaan amplifier surround mampu membuat suara yang dihasilkan dari audio system terasa lebih kuat dan mantap. Anda bisa menemukan perangkat amplifier surround untuk sound system dalam format Digital Theater System (DTS) atau Dolby Digital.

 

0 Comment
23 April
2019
Kelebihan dan Kekurangan Audio Sound System Portable

Teknologi semakin canggih membuat kehidupan manusia semakin mudah. Salah satu wujud dari perkembangan teknologi tersebut adalah hadirnya perangkat portable. Jika dulunya hanya ada mesin jahit dan scanner jenis portable saja, kini audio dan sound system pun ada yang jenisnya portable. Banyak yang belum tahu jika jenis audio dan sound system ini ada yang jenisnya portable. Ada beberapa kelebihan yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan yang jenisnya portable ini yang bisa dipertimbangkan terutama jika ingin membeli audio dan sound system untuk melancarkan aktivitas atau kegiatan kantor Anda. Simak beberapa kelebihan audio sound system portable yang wajib untuk Anda pertimbangkan :

 

Mudah Dibawa dan Dipindahkan

Kelebihan yang pertama adalah audio dan sound system tersebut akan mudah dibawa dan juga dipindahkan. Berbeda dengan sound system yang bukan portable dimana untuk memindahkan ke satu tempat ke tempat lainnya harus menggunakan tenaga yang tidak sedikit. Yang bisa membuat perangkat ini mudah dipindahkan karena memiliki roda pada bagian bawah speaker tersebut. Tidak hanya itu saja massa atau beratnya tidak seberat dengan yang tidak portable.


Hemat Listrik

Jika selama ini Anda disibukkan dengan pemasangan dan penggunaan kabel maka audio dan sound system jenis portable tepat buat Anda. Hal itu dikarenakan Anda tidak membutuhkan kabel lagi saat penggunaan. Hal itu dikarenakan sound ini tidak membutuhkan listrik saat penggunaan. Anda hanya harus mengisi daya baterainya sampai penuh agar bisa digunakan dengan baik. Untuk pengisian dayanya rata-rata 3 sampai dengan 4 jam yang mana bisa digunakan maksimal 4 jam saja.


Waterproof

Keunggulan dan kelebihan perangkat audio dan sound system yang portable ini ada yang dilengkapi dengan fitur waterproof. Sesuai dengan fiturnya perangkat ini akan anti air. Selama ini perangkat seperti audio dan sound system ini tidak bisa terkena air dikarenakan bisa merusak perangkat dan komponen yang ada di dalam speaker tersebut. Namun fitur waterproof ini tidak disematkan pada semua perangkat sehingga Anda bisa bertanya kepada pihak penjual apakah audio maupun sound system tersebut waterproof atau tidak.


Fitur yang Lengkap

Kelebihan audio sound system selanjutnya adalah memiliki fitur yang lengkap. Fitur ini bahkan lebih lengkap jika dibandingkan dengan yang tidak portable.  Fitur yang disematkan bisa berupa wireless amplifier, USB MP2 player, SD card dan juga MMC, Radio, Bluetooth, dan masih banyak lagi lainnya. Tidak hanya itu saja bahkan ada beberapa speaker portable yang dilengkapi dengan microfon yang sudah ada wirelessnya sehingga Anda tidak perlu kabel untuk menghubungkannya.


Kekurangan

Selain ada beberapa kelebihannya, ada beberapa kekurangan dari audio dan juga sound system yang penting untuk Anda ketahui. Simak beberapa kekurangannya yang harus Anda ketahui berikut ini:

1.      Suara yang kecil

Salah satu kekurangannya adalah suara yang dihasilkan cukup kecil sehingga hanya cocok dijadikan sebagai perangkat khusus indoor, sedangkan untuk outdoor ini suaranya tidak memadai. Bisa saja digunakan untuk outdoor namun watt yang diperlukan lebih besar sehingga biayanya lebih mahal. Acara yang bisa menggunakan audio dan sound system portable ini adalah meeting indoor, perkuliahan, dan masih banyak lagi lainnya.

2.      Audient terbatas

Karena suara yang dihasilkan kecil maka audient terbatas. Oleh sebab itu harus ada batas audient yang ditetapkan setiap pertemuan sehingga hal ini akan mengganggu aktivitas Anda. Jumlah audient yang bisa dijangkau oleh audio dan juga sound system jenis portable ini mulai dari 5 orang sampai dengan 50 orang. Meskipun memiliki kekurangan, namun sebetulnya informasi ini berguna bagi Anda yang membutuhkan audio system untuk event kecil dengan audient terbatas, sehingga audio system portable akan sangat cocok bagi Anda tanpa harus menimbulkan suara yang terlalu besar untuk sejumlah audiens yang tidak terlalu banyak, sehingga audient tetap merasa nyaman.


Setiap jenis audio dan sound system memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sehingga sebelum Anda memutuskan untuk membeli audio sound system portable ini pertimbangkan dengan baik kekurangan dan kelebihannya terlebih dahulu.

0 Comment
23 April
2019
Tips Memilih Headset Yang Baik Untuk Telinga

Anda sering mendengarkan musik melalui headset? Pastikan menggunakan jenis headset yang baik untuk telinga. Agar tidak mengganggu kesehatan indera pendengaran, tentunya Anda perlu menemukan headset yang tidak hanya keren namun juga memliki spesifikasi yang baik.

 

Sebelum lanjut ke tips menemukan jenis headset yang baik untuk telinga, ada baiknya Anda perlu tahu terlebih dahulu apa perbedaan antara headset, earphone, dan headphone?

 

Headset adalah satu set perangakt audio yang terdiri dari headphone (yang dipasang di kepala) atau earphone dan juga microphone yang tergabung dalam satu kesatuan. Sedangkan earphone atau headphone adalah salah satu komponen headset tanpa dilengkapi microphone. Namun ada juga perangkat headphone yang disertai microphone sebagai pelengkap. Nah, apa saja jenis headset yang direkomendasikan?

 

Perhatikan Frekuensinya

Setiap headset diproduksi dengan spesifikasi tersendiri. Semakin lengkap speknya biasanya semakin bagus produknya. Selain itu juga senantiasa memperhatikan kenyaman bagi telinga. Sejumlah spesifikasi yang penting untuk selalu dicermati adalah sensitivitas, impedance dan frekuensinya.

Anda harus memahami kemampuan headset saat merespon frekuensi dari gelombang suaranya. Kalau perangkat ini mempunyai rentang frekuensi besar, maka masuk kategori jenis headset yang bagus. Selain itu, makin rendah frekuensi bawah, dan makin tinggi frekuensi atasnya maka headsetnya tergolong berkualitas.

 

Oleh karena, produk headset itu bisa menghasilkan suara dengan frekuensi rendah, yang bisa saja umumnya tak terdengar. Sebagai contoh frekuensi dalam rentang 4 Hz sampai dengan 30.000 Hz. Angka 4 Hz adalah saura bass, sedangkan suara treble-nya mencapai 30.000 Hz. Kalau frekuensi ujung bertambah tinggi, makin lengkap kualitas suaranya.

 

Cermati Impedancenya

Hambatan atau impedance juga harus dicermati kala membeli headset. Pada umumnya headset mempunyai nilai hambatan berkisar 32 ohm. Impedance-nya dianggap rendah kalau nilainya antara 15 ohm sampai dengan 150 ohm. Nah, untuk hambatan bernilai tinggi melebihi 150 ohm.

Hambatan sebagai petunjuk resistensi di dalam headset. Kualitas audio tidak ditentukan oleh tinggi rendahnya nilai hambatannya. Oleh karena itu, Anda bisa mengaturnya sesuai keinginan. Nah, dengan panduan ini maka Anda bisa menentukan jenis headset yang baik untuk telinga.

 

Perhatikan sensitivitasnya

Nah, untuk sensitivitas ditampilkan dengan tulisan Sound Pressure Level atau SPL. Satuan yang digunakan adalah desibel atau watt (mW). Sebagai contoh 114 dB/mW. Dengan sensitivitas tersebut maka Anda bisa mengerti kekerasan dari suaranya. Bila angkanya semakin besar, maka suara yang dikeluarkan bertambah keras. Jadi tidak perlu lagi menambah volume dari playernya.


Tak hanya itu, bertambah tinggi nilainya maka semakin kecil pula daya listriknya. Dengan begitu, headset tersebut tidak akan berpengaruh besar terhadap kesehatan indera pendengaran. Sangat disarankan hanya memilih headset dengan nilai sensitivitas kurang dari 85 dB. Penting juga untuk memperhatikan kabel pada headsetnya. Model double side biasanya digunakan agar sesuai dengan jenis headset yang baik untuk telinga.

 

0 Comment
23 April
2019
Tips Memilih Speaker Aktif untuk Ruang Kerja yang Lebih Nyaman

Yang dinamakan ruang kerja tidak hanya ada di kantor saja namun ruang kerja juga bisa di rumah. Agar bisa dijadikan sebagai ruang kerja ini ada beberapa hal yang harus disiapkan, salah satunya adalah alat kerja. Selain itu untuk membuat nyaman Anda bisa menambahkan speaker aktif di ruangan. Saat stres dan penat melanda Anda bisa mendengarkan musik yang terbukti bisa membuatnya menjadi berkurang. Meski begitu Anda tidak boleh sembarangan dalam memilih speaker aktif ini. Alasannya adalah tidak semua speaker aktif cocok diletakkan di ruang kerja. Salah dalam memilih speaker aktif hanya akan membuat Anda merasa semakin penat dan stress.  Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menemukan speaker aktif terbaik untuk ruang kerja:

 

Desain yang Tepat

Jika dilihat dari desainnya speaker aktif terbagi menjadi dua yaitu floor standing dan bookshelf. Karena ruang kerja terbatas tentu Anda akan lebih cocok menggunakan speaker aktif bookshelf. Speaker dengan jenis seperti ini cocok dengan ruang kerja yang minimalis, hal itu dikarenakan  bisa diletakkan di atas meja dan kebanyakan memiliki 2 jalur atau 2 way. Meski kecil jangan khawatir karena suaranya tetap mendukung asalkan speaker yang Anda beli berkualitas. Belilah speaker di toko atau tempat yang sudah memiliki kredibilitas baik seperti Bliaudio sehingga Anda akan mendapatkan speaker yang benar-benar ori dan bukan rekondisi.


Ukuran yang Tepat

Selain memilih desain yang tepat, Anda juga harus bisa memilih speaker aktif terbaik dengan ukuran yang tepat. Hal itu dikarenakan speaker dengan desain bookshelf ini memiliki berbagai macam ukuran yang bisa Anda pertimbangkan. Agar tidak salah ukuran perhatikan seberapa luas ruangan kerja Anda tersebut terutama luas mejanya, tujuannya agar speaker tidak memenuhi meja kerja Anda.


Daya Output yang Pas

Untuk ruangan kerja yang terbatas tentunya Anda tidak membutuhkan speaker aktif yang big power yang mana dayanya bisa mencapai 100 watt. Namun Anda bisa memilih yang 30 watt. Jika Anda pecinta musik rock, metal, atau musik speaker dengan daya 30 watt tetap akan membuat suara yang dikeluarkan hingar bingar.  


Teknologi Terbaik

Saat ini Anda sudah tidak perlu direpotkan dengan berbagai macam kabel, karena sudah ada teknologi wireless. Dengan teknologi ini Anda bisa menghubungkan speaker dengan perangkat Anda lainnya tanpa harus menggunakan kabel. Anda hanya tinggal menghidupkan Bluetooth di perangkat Anda dengan speaker tersebut kemudian lakukanlah koneksi maka keduanya akan saling terhubung.


Fitur yang Lengkap

Saat ini ada berbagai macam media pemutar suara, sehingga Anda harus memilih speaker aktif yang support dengan berbagai macam media tersebut.  Semakin bagus kualitasnya maka semakin banyak fitur yang disematkan pada speaker tersebut. Minimal speaker yang Anda miliki tersebut support pemutaran lewat Bluetooth, support pemutaran melalui MMC, support dengan flashdisk, dan masih banyak lagi lainnya.


Sesuaikan dengan Budget

Tips terakhir yang bisa Anda lakukan adalah sesuaikan dengan budget. Ketahui berapa budget yang Anda keluarkan atau siapkan untuk membeli speaker aktif  tersebut, jangan sampai over budget dan low budget. Low budget akan menyebabkan Anda mendapatkan speaker dengan kualitas buruk yang mana akan membuat kerja Anda menjadi terganggu. Selain itu Anda harus mengeluarkan dana extra untuk melakukan perbaikan karena speaker yang tidak berkualitas akan sering rusa. Cara paling tepat adalah tetapkan besaran anggaran, kemudian Anda bisa mencari tahu berapa harga rata-rata dari harga speaker yang Anda inginkan tersebut, tanyakan kepada diri Anda apakah budget Anda sudah cukup untuk membeli speaker tersebut atau belum.

Demikianlah beberapa cara memilih speaker aktif terbaik yang bisa dilakukan, semoga informasi ini bermanfaat.

0 Comment
23 April
2019
Ingin Speaker Aktif Anda Awet? Hindari 5 Kebiasaan Buruk Ini!

Speaker aktif ini banyak dimanfaatkan untuk memaksimalkan audio sehingga cocok bagi Anda yang menyukai memutar musik baik di dalam rumah maupun di mobil. Karena penggunaan yang terlalu sering akan membuat kinerja speaker tersebut menjadi menurun bahkan bisa menjadi rusak. Supaya bisa tahan lama Anda disarankan tidak hanya melakukan beberapa cara perawatan saja namun juga mengetahui kebiasaan buruk apa saja yang bisa membuat speaker tersebut menjadi rusak. Kebiasaan tersebut akan menyebabkan speaker menjadi rusak komponennya sehingga Anda harus mengganti beberapa komponennya. Harga dari komponen speaker tersebut pun beragam namun semakin vital komponen tersebut harganya juga bisa semakin mahal. Berikut ini adalah beberapa kebiasaan buruk yang bisa menyebabkan perangkat elektronik speaker aktif Anda cepat rusak:

 

Membiarkan di Tempat Terbuka

Kebiasaan buruk yang pertama adalah membiarkan speaker Anda ditempatkan di ruang yang terbuka. Ruangan yang terbuka ini akan menyebabkan speaker Anda menjadi berdebu dimana debu tersebut bisa membuat speaker menjadi rusak. Cara terbaik agar speaker yang Anda miliki awet adalah dengan menyimpannya di tempat yang tertutup terutama jika tidak digunakan. Namun jika terpaksanya speaker tersebut harus selalu terhubung dengan perangkat keras lainnya seperti televisi dan lain-lain, Anda harus sering membersihkan speaker tersebut menggunakan vacuum cleaner atau kuas.

 

Tidak Melepas Kabel

Kebiasaan buruk selanjutnya adalah sehabis digunakan speaker tersebut tidak dilepaskan kabelnya dari stop kontak. Kebiasaan tersebut akan membuat kualitas dari speaker menjadi menurun, sehingga jangan sering membiarkan kabel tersebut sering tertancap di stop kontak. Selain menyebabkan penurunan suara, hal tersebut juga akan menyebabkan tagihan listrik Anda menjadi membengkak. Selalu cabut dan simpan speaker Anda setelah tidak digunakan.

 

Inter-koneksi yang Buruk

Speaker ini terdiri dari dua kotak yaitu kotak kiri dan kotak kanan dimana salah satunya menjadi letak dari speaker pasif. Speaker pasif tersebut akan mendapatkan sinyal dari amplifier yang mana koneksinya menggunakan kabel RCA. Jika suatu saat Anda memindahkan atau menggunakan speaker aktif pertama kali usahakan speaker pasif tersebut sudah terhubung dengan baik sebelum Anda membuat speaker aktif dalam kondisi ON. Hal itu dikarenakan bisa memungkinkan terjadinya ground loop yaitu membuat speaker menjadi berdengung. Speaker yang sering berdengung akan rentan cepat rusak sehingga Anda harus meminimalisir hal ini. Tidak hanya itu saja Anda juga harus tahu bagaimana cara melakukan inter-koneksi dengan baik. Inter-koneksi yang buruk dan salah akan membuat kinerja dari speaker menjadi menurun.

 

Perangkat Elektronik Level rendah

Jika Anda menghubungkan DVD player atau komputer dengan speaker aktif usahakan power atau kondisi dari DVD player tersebut lama kondisi off terlebih dahulu, berulah setelah terhubung dengan baik Anda bisa menghidupkan DVD player tersebut. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya feedback yang mana akan mengakibatkan kerusakan terjadi di speaker aktif tersebut.

 

Frekuensi yang Rendah

Penyebab speaker aktif tidak awet dan mengalami penurunan kualitas adalah Anda mengatur frekuensi yang terlalu rendah.  Berdasarkan frekuensinya yang bisa dicover oleh speaker ini terbagi dari woofer, midrange, dan juga tweeter. Masing-masing memiliki karakter sendiri-sendiri misalnya adalah woofer digunakan untuk nada rendah atau bass, agar tidak terjadi feedback penting bagi Anda untuk tidak mengatur nada tersebut terlalu rendah. Selain itu mengatur nada terlalu rendah pada bagian trebelnya akan menyebabkan kerusakan di bagian konus speaker.

 

Hal yang sering terjadi saat penggunaan speaker dan microphone adalah terjadinya feedback. Oleh sebab itu agar feedback tersebut tidak terjadi dan speaker aktif terbaik Anda awet hindari beberapa kebiasaan buruk yang telah disebutkan di atas.

1 Comment
5 April
2019
4 Cara Memaksimalkan Kinerja Speaker Aktif

Speaker merupakan perangkat keras yang mana bisa digunakan untuk memaksimalkan suara yang dihasilkan dari audio. Jika tanpa menggunakan speaker audio tersebut hanya bisa menjangkau beberapa orang saja, berbeda jika menggunakan speaker ini dimana bisa menjangkau dengan audient puluhan, ratusan, bahkan ribuan. Semakin besar watt dan daya RMSnya tentu speaker tersebut akan memiliki suara yang keras pula.  Bisa dikatakan speaker ini juga menjadi kunci output audio sehingga agar outputnya maksimal penting bagi Anda untuk tahu bagaimana cara memaksimalkan kinerja speaker tersebut. Ada beberapa kasus dimana sudah menggunakan speaker aktif dengan kualitas terbaik namun output audionya belum maksimal dikarenakan kinerja dari speaker tersebut belum dimaksimalkan. Bagi Anda yang merasa kinerja speaker aktif belum maksimal, simak cara yang bisa dilakukan berikut ini:

 

Inter-Koneksi

Cara memaksimalkan kinerja yang pertama adalah Anda harus memperhatikan inter-koneksi yang dimilikinya. Hal ini penting mengingat bahwa sinyal audio tersebut akan ditransfer ke beberapa sumber atau bagian speaker untuk bisa mendapatkan audio output yang terbaik.  Untuk bisa menciptakan inter koneksi yang baik penting bagi Anda untuk menggunakan kabel yang bagus dan sesuai dengan spesifikasi dari speaker aktif tersebut. Jika tidak sesuai dengan spesifikasinya maka speaker aktif tidak akan bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Jika diperlukan Anda bisa menggunakan enhancer kontak yang bisa membuat koneksi berjalan dengan baik.

 

Perhatikan Dayanya

Memaksimalkan kinerja speaker aktif bisa dengan memperhatikan dayanya. Banyak sekali ditemukan speaker aktif yang dijual dayanya tidak sesuai dengan apa yang tertulis dalam box. Oleh sebab itu penting bagi Anda untuk mengecek di dalamnya apakah menggunakan TR final jenis TI atau IC. Jika watt atau daya masih kurang Anda bisa menggantinya dengan kit power amplifier dengan daya yang lebih besar. Selain itu untuk memaksimalkan output suara dari speaker tersebut Anda bisa dengan menambah data dan juga tegangan bagian power supply. Untuk trafo ukuran 3A gunakanlah power maksimum 80 watt saja, namun jika powernya lebih dari itu Anda bisa menggantinya dengan Trafo 5A.

 

Desain Box

Agar speaker aktif menjadi maksimal Anda bisa menambahkan ke bagian desain box dengan papan kayu. Kapan menambahkan papan kayu pada desain box tersebut? Saat Anda merasa jika box bawaan yang dimiliki oleh speaker aktif tersebut terlalu tipis sehingga membuat suara yang dikeluarkan kurang enak terdengar. Tidak hanya itu saja, Anda juga bisa menambahkan kasa atau sejenis kapas untuk melakukan filter suara di dalamnya. Hal ini bertujuan untuk membuat speaker aktif tidak bergetar saat digunakan.

 

Peletakan yang Tepat

Untuk bisa mendapatkan audio dengan suara terbaik Anda bisa memperhatikan peletakannya. Peletakan speaker yang tepat akan menghasilkan kinerja yang baik dan suara yang lebih enak didengar.  Untuk di dalam ruangan Anda bisa meletakkan speaker yang tidak melawan arah angin yang mana membuat suara speaker bisa terdengar sampai jauh. Meski begitu Anda tidak boleh meletakkannya di dekat sinar matahari langsung karena akan merusak komponen yang ada di speaker. Hindarkan pula peletakan speaker di ketinggian karena suara yang dihasilkan tidak akan maksimal.

 

Yang bisa tahu dan mengerti apakah speaker aktif yang Anda miliki sudah maksimal atau belum adalah Anda sendiri. Jika dirasa kurang dan suara belum maksimal Anda bisa melakukan beberapa cara yang disebutkan di atas yang mana bisa disesuaikan dengan speaker Anda. Dengan beberapa cara di atas perangkat Anda akan menjadi speaker aktif yang berkualitas dibandingkan dengan yang sebelumnya.

0 Comment
5 April
2019
6 Masalah Audio Sound System Lapangan yang Sering Terjadi

Di dalam dunia audio dan sound system ada yang indoor dan juga outdoor. Jenis speaker yang digunakan khusus untuk indoor outdoor memiliki karakter dan spesifikasinya sendiri-sendiri. Selain itu banyak yang beranggapan bahwa speaker yang boxnya besar memiliki suara yang lebih besar dibandingkan dengan yang boxnya kecil, padahal hal tersebut tidak selamanya benar. Speaker dengan watt yang kecil terlebih lagi jika tidak dipasang box sesuai dengan nilai volumenya yang tertera di magnit atau karton akan membuat suara speaker tersebut akan memiliki suara yang kecil. Bagi Anda yang akan menggunakan audio sound system outdoor lapangan, ada beberapa masalah yang harus Anda perhatikan seperti berikut ini:

 

Suara yang Kecil

Masalah audio sound system yang pertama adalah suara yang kecil.  Suara yang kecil akan menyebabkan audient tidak bisa mendengarkan apa yang disampaikan oleh pembicara. Oleh sebab itu untuk mengatasi hal ini penting bagi Anda untuk menyesuaikan wattnya dengan jumlah audient yang ingin dijangkau. Semakin besar dan banyak audient yang akan dijangkau tentunya watt yang Anda butuhkan semakin besar. Meski begitu speaker dengan watt yang besar harganya jauh lebih mahal dibandingkan dengan yang wattnya kecil.


Power Amplifier atau PA yang Tidak Sesuai

Masalah yang sering dialami oleh audio dan sound system lapangan adalah Power Amplifier atau PA yang tidak sesuai. Hal ini akan menyebabkan speaker tidak akan bisa mengeluarkan audio sebagaimana mestinya. Agar Anda bisa mendapatkan audio yang keluar dari sound system sesuai dengan keinginan sebaiknya berkonsultasi kepada ahlinya terlebih dahulu.

 

Desain Box yang Tidak Sesuai

Masalah audio dan sound system yang sering ditemukan adalah desain box speaker yang tidak sesuai. Pilihlah audio dan juga sound system yang sesuai dengan karakter dan juga speaker yang digunakan. Box speaker dengan model dan juga ukuran volume yang sesuai tersebut akan menghasilkan kualitas audio yang sempurna dimana sesuai dengan karakter dari speaker tersebut.

 

Kabel yang Tidak Sesuai

Jangan menganggap remeh kabel pada bagian sound system ini terutama jika digunakan untuk outdoor. Banyak yang menganggap enteng masalah kabel ini sehingga mengakibatkan audio yang dikeluarkan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Kabel ini ada berbagai macam misalnya untuk kabel listrik, kabel speaker, kabel untuk input maupun output audionya, dan masih banyak lagi lainnya. Pastikan jika Anda sudah menyiapkan kebel tersebut secara lengkap dan sesuai dengan yang dibutuhkan.

 

Sumber Arus Tidak Memadai

Masalah teknik pada audio dan sound system khusus lapangan atau outdoor harus bisa diminimalisir dengan baik. Jangan sampai kesalahan-kesalahan tersebut membuat apa yang sudah direncanakan menjadi gagal dan menjadi tidak berarti. Salah satu hal yang harus Anda perhatikan adalah sumber arus untuk sound system tersebut dimana sumber arus harus disesuaikan dengan watt yang ada. Misalnya adalah sound Anda memiliki daya 10 ribu watt maka  Anda membutuhkan kurang lebih 15 ribu watt diesel.

 

Penempatan

Masalah pada audio sound system di lapangan yang terakhir adalah penempatannya. Penempatan yang salah akan membuat suara yang dikeluarkan menjadi tidak enak.  Letakkanlah speaker yang tidak melawan arah angin agar suara yang dikeluarkan dari audio dan sound system terdengar dengan jelas dan bisa menjangkau seluruh audient yang ada di tempat tersebut.

 

Demikianlah beberapa masalah audio sound system lapangan yang harus Anda ketahui, semoga informasi ini bermanfaat.

2 Comment
5 April
2019
Memilih Audio Sound System Berdasarkan Space yang Anda Miliki

Audio sound system merupakan pilihan yang sangat umum bagi orang-orang yang gemar menonton film atau mendengar lagu dengan suara yang menyegarkan telinga. Untuk anda yang sedang berkeinginan untuk membeli sistem audio, salah satu hal yang perlu anda perhatikan adalah mengenai space atau ruangan yang anda miliki. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu anda perhatikan ketika akan membeli sistem audio berdasarkan space yang anda miliki.

 

Ukuran Ruangan Anda

Memilih sistem audio memang bukan merupakan pekerjaan yang mudah. Apalagi jika anda adalah orang yang memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap seni musik, maka memilih sistem audio tentunya bukan hal yang mudah untuk anda. Anda tentunya tidak ingin salah pilih bukan? Mengingat sistem audio memang bukan benda yang murah? Ketika anda datang ke toko sistem audio atau bertanya pada rekan anda yang lebih profesional mengenai sistem audio mana yang perlu anda beli yang sesuai untuk anda, maka hal pertama yang mungkin akan anda dapatkan adalah mengenai seberapa besar ruangan yang anda miliki. Idealnya, pertanyaan ini tidak digunakan untuk menentukan seberapa besar Audio sound system yang bisa mereka jual pada anda. Melainkan mereka menanyakan pertanyaan ini untuk mendefinisikan efek seperti apa yang akan dimiliki oleh ruangan anda berdasarkan sistem audio yang anda beli. Hal ini akan anda dapatkan jika anda berkonsultasi dengan orang yang benar-benar profesional dalam hal musik ya, bukan SPG dari sebuah brand.

 

Selain mengenai ukuran, anda juga perlu mendefinisikan seberapa terbuka ruangan yang anda miliki. Bisanya ruangan yang kecil dan tertutup dengan dinding pada seluruh sisinya bukan merupakan lingkungan yang tepat untuk sebuah sistem audio yang besar. Alasannya, mereka terlalu memakan banyak tempat dan juga suara yang dihasilkan tidak akan maksimal. Tapi jika anda memiliki ruangan yang besar dan terbuka, speaker yang besar dapat membantu anda untuk mendapatkan suara yang mirip seperti suara panggung, seamless dan juga lebih immersive.

 

Dinding dan Juga Lantai

Permukaan yang halus dan juga keras merupakan salah satu musuh terbesar yang dimiliki oleh Audio sound system. Tidak peduli seberapa baik speaker yang anda miliki, jika di sekelilingnya terdapat banyak sekali permukaan yang halus, maka suara akan memantul dan akan mengubah kualitas suara yang akan anda dengar. Untuk memastikan apakah suara yang anda dengar pada ruangan anda akan sesuai dengan kualitas suara yang anda inginkan, maka anda bisa mencobanya dengan sebuah cara. Cara tersebut adalah dengan berdiri di tengah ruangan dan menepuk kedua tangan anda.

 

Ketika anda berdiri di tengah ruangan dan menepuk kedua tangan anda, dengarkan baik-baik suara yang dihasilkan. Jika suara yang dihasilkan memiliki banyak echo dan juga suara berdering, maka akan lebih bijak untuk dilakukan adalah memindahkan speaker anda ke ruangan lainnya. Tapi jika ruangan lain juga memiliki efek suara yang sama, maka hanya ada 1 cara yang bisa anda lakukan yaitu mengubah pengaturan dari ruangan anda untuk membuat echo menjadi lebih tenang. Cara yang bisa dilakukan untuk menenangkan echo ini bisa dilakukan dengan beberapa cara yaitu memberikan karpet, tanaman atau hal-hal lainnya yang akan membantu memecah suara yang memantul di dinding anda dan lantai anda yang keras dan halus.

 

Dekorasi

Hal lainnya yang perlu anda perhatikan ketika anda akan membeli Audio sound system adalah dekorasi yang dimiliki oleh ruangan anda. Ketika anda akan menggunakan sistem audio untuk ruangan dimana anda dan keluarga sering menghabiskan waktu bersama, maka anda perlu memilih Audio sound system yang memiliki tampilan yang indah. Mengapa? Untuk anda yang tidak begitu mempermasalahkan penampilan mungkin hal semacam ini tidak perlu diperhatikan, tapi jika anda adalah orang yang menyukai tampilan seni yang tinggi, maka anda akan melihat bagaimana penampilan sistem audio yang anda beli tanpa memandang desainnya dapat merusak dekorasi keseluruhan ruangan anda. Oleh karena itu, pastikan anda tidak hanya membeli sistem audio berdasarkan dengan suara yang dihasilkannya saja tapi juga perhatikan mengenai desain Audio sound system yang dimilikinya. 

5,985 Comment
25 February
2019
Langkah Membeli Speaker Aktif terbaik untuk Rumah Anda

Speaker aktif belakangan ini memang menjadi salah satu topik hangat yang diperbincangkan. Pasalnya jenis ini memiliki banyak sekali keuntungan dibandingkan dengan speaker pasif. Hal ini menyebabkan banyak orang berusaha mencari-cari Speaker aktif terbaik yang cocok untuk digunakan di rumahnya. Bagi anda yang sedang mencari jenis speaker aktif yang terbaik untuk digunakan di rumah anda.

 

Kelebihan dari Speaker Aktif

Sebelum kita masuk ke tips untuk membeli speaker aktif yang terbaik untuk penggunaan dalam rumah, maka terlebih dahulu kita perhatikan apa saja kelebihan yang dimiliki oleh speaker aktif untuk memastikan bahwa anda tidak salah dalam memilih jenis speaker untuk kebutuhan di rumah anda.

 

·         Lebih hemat tempat

Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh speaker aktif adalah ia tidak memakan banyak tempat. Seperti yang kita tahu sebuah speaker aktif dilengkapi dengan power ampli sehingga anda tidak lagi membutuhkan power ampli eksternal untuk menggunakannya. Hal ini menyebabkan penggunaan dari speaker aktif ini lebih hemat tempat

 

·         Lebih rapi

Dengan adanya power ampli built in, maka anda tidak perlu repot mencari kabel dan juga menata kabel lebih banyak karena semua settingan kabel antara speaker aktif dengan power ampli sudah di setting di bagian dalamnya.

 

·         Lebih minim pengeluaran

Dengan menggunakan speaker aktif ini, maka yang perlu anda perhatikan hanyalah harga dari speaker ini. Lebih mudah dalam perencanaan dan tentunya memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan penyusunan sistem audio dengan speaker pasif.

Ada sangat banyak bukan kelebihan yang dimiliki oleh speaker aktif ini? Jika anda sudah yakin untuk menggunakan speaker aktif ini, maka berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa anda ikuti untuk mendapatkan speaker aktif terbaik di rumah anda.

 

Perhatikan Ukuran Ruangan Anda

Hal pertama yang perlu anda perhatikan ketika akan mencari Speaker aktif terbaik adalah mengenai ukuran ruangan anda. Speaker aktif bisa ditemukan dalam berbagai jenis ukuran. Pada dasarnya setidaknya ada 4 ukuran dari speaker aktif yang bisa anda temukan di pasaran. Jenis speaker aktif ini antara lain bisa ditemukan dalam ukuran 8 inch, 10 inch, 12 inch dan juga 15 inch. Ukuran dari speaker aktif ini akan menentukan seberapa besar suara bass yang bisa dihasilkan. Makin tinggi ukurannya, maka makin rendah nada bass yang bisa diproduksi oleh speaker aktif ini. Untuk anda para penggemar suara dengan debum bass yang kencang tentu akan mencari speaker aktif dengan ukuran yang besar bukan?

 

Tapi jangan terlalu cepat mengambil keputusan. Ukuran speaker aktif yang besar mungkin menjanjikan ukuran bass yang besar. Akan tetapi, ukuran bass yang besar tidak menjamin bahwa suara yang dihasilkan oleh speaker aktif anda nyaman untuk didengarkan. Hal ini kembali lagi dengan ukuran ruangan yang anda miliki. Jika ukuran ruangan anda kecil dan anda menggunakan speaker aktif dengan ukuran yang besar, maka suara yang dihasilkan mungkin tidak akan terdengar nyaman di telinga anda. Jadi pastikan anda memilih speaker aktif dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan ruangan anda.

 

Perhatikan Kekuatan Amplifier

Amplifier merupakan hal selanjutnya yang perlu diperhatikan ketika anda akan membeli Speaker aktif terbaik. Power ampli merupakan hal yang menyebabkan speaker aktif menjadi banyak diperbincangkan. Tapi juga perlu diperhatikan. Ketika anda akan membeli speaker aktif, perhatikan power ampli yang dimilikinya. Biasanya power ampli dari speaker aktif di sajikan dalam 2 angka yaitu RMS dan juga Peak. RMS merupakan angka yang mewakili nilai dari nilai power rata-rata yang dihasilkan oleh power ampli dari speaker aktif sedangkan nilai Peak adalah nilai power maksimal yang bisa dihasilkan oleh sebuah speaker aktif. Nilai power ampli ini mempengaruhi kekuatan suara yang dihasilkan oleh Speaker aktif terbaik ini. Makin besar ruangan yang anda miliki, maka makin besar juga nilai power ampli yang mungkin anda butuhkan tapi perhatikan juga sebaliknya. Jika anda menggunakan speaker aktif dengan power ampli yang terlalu besar, maka hal ini bisa menyebabkan speaker aktif menghasilkan suara yang tidak anda inginkan. 

1 Comment
25 February
2019
Cara untuk Memilih Speaker Aktif Terbaik

Untuk memilih Speaker aktif terbaik yang akan digunakan di rumah anda, maka anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini. Apa saja? Mari kita simak ulasannya.

 

Apa itu speaker aktif?

Sebelum berbelanja speaker aktif ada baiknya jika anda mengetahui terlebih dahulu apa itu speaker aktif. Speaker aktif sering juga disebut dengan powered speaker. Speaker aktif memiliki perbedaan yang cukup besar dengan speaker pasif. Meski begitu banyak yang masih bingung mengenai keberadaan dua jenis speaker ini. Perbedaan yang mendasar dari kedua jenis speaker ini ada pada power amplifier yang dimilikinya. Pada speaker pasif, ia tidak memiliki power ampli di dalam speaker nya. Oleh karena itu, speaker pasif membutuhkan banyak komponen dibandingkan dengan speaker aktif. Sebaliknya, speaker aktif merupakan speaker yang dilengkapi dengan power ampli di bagian dalam nya sehingga memiliki lebih banyak kelebihan. Mulai dari kemudahan dipindahkan, lebih minim tempat penggunaan masih lebih minim komponen yang dibutuhkan untuk menggunakannya. Hal ini menyebabkan lebih banyak orang yang beralih dan mencari Speaker aktif terbaik agar lebih banyak kemudahan yang didapatkan. Terutama bagi mereka yang menggunakan sistem audio untuk kebutuhan rumah tangga.

 

Untuk anda yang ingin membeli speaker aktif, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam pemilihannya.

 

Mengenai Ukurannya

Salah satu hal yang paling penting untuk diperhatikan ketika akan membeli speaker aktif adalah melihat ukurannya. Speaker aktif bisa ditemukan dalam banyak jenis ukuran, mulai dari 8 inch, 10 inch, 12 inch hingga 15 inch. Ukuran-ukuran yang dimiliki oleh speaker aktif ini akan menentukan ukuran woofer yang dimiliki oleh speaker. Woofer biasa juga disebut dengan driver untuk low frekuensi. Ukuran dari speaker aktif ini menentukan seberapa besar suara dengan nada bass yang mungkin anda akan dapatkan dengan menggunakan speaker aktif tersebut. Makin besar ukuran woofer, maka makin rendah nada bass yang bisa anda dapatkan dari speaker aktif tersebut.

 

Penggunaan Daya

Terkadang ketika memilih Speaker aktif terbaik banyak yang terkecoh dengan penggunaan dayanya. Banyak yang berpikir bahwa speaker aktif yang menggunakan daya yang lebih tinggi memiliki kualitas yang lebih baik. Hal ini tidak ada pengaruhnya sama sekali. Untuk anda yang ingin menggunakan speaker aktif dengan volume yang tinggi anda perlu memperhatikan desibel yang dihasilkan oleh speaker aktif. Makin tinggi volume yang bisa dihasilkan, maka makin tinggi desibel yang harus anda pilih.

 

Lalu apa yang dipengaruhi dengan penggunaan daya yang tinggi? Ketika anda memilih speaker aktif dengan penggunaan daya yang tinggi artinya anda memiliki speaker aktif dengan amplifier yang lebih kuat. Pasalnya makin kuat ampli dari sebuah Speaker aktif terbaik, maka makin tinggi penggunaan dayanya. Makin tinggi ampli, maka makin tinggi juga volume yang dihasilkan oleh speaker aktif ini.

 

Mengenal Wattage dari Speaker Aktif

Biasanya produsen speaker aktif akan memberikan 2 jenis wattage dalam spesifikasi speaker aktif yang ia miliki. Spesifikasi wattage yang dimiliki oleh speaker aktif ini antara lain adalah RMS wattage dan juga Peak wattage. Peak wattage merupakan daya maksimal yang dapat dihasilkan oleh sebuah power ampli dalam waktu singkat. Sedangkan RMS wattage merupakan daya rata-rata yang dapat dihasilkan oleh power ampli dalam waktu yang panjang.

 

Biasanya jenis wattage yang paling sering digunakan sebagai ukuran dari Speaker aktif terbaik adalah jenis peak wattage nya. Banyak orang yang juga lebih memilih speaker aktif dengan peak wattage yang tinggi untuk pilihan speaker aktif untuk penggunaannya. Tapi jangan pernah berpikir bahwa speaker yang keras merupakan speaker yang terbaik, untuk penggunaan luar ruangan mungkin hal ini bisa menjadi jaminan, tapi jika anda menggunakannya di dalam ruangan speaker aktif dengan suara yang terlalu kencang dapat menyebabkan suara menjadi mengganggu dan memekakkan telinga. Jadi pastikan anda perhatikan kembali mengenai penggunaan dari speaker aktif ini ketika akan membeli. Selain itu jangan lupakan mengenai kualitas suara dan juga efisiensi ketika akan membeli Speaker aktif terbaik menurut anda.

0 Comment
25 February
2019
Tips Memilih Audio Sound System yang Tepat untuk Anda

Audio sound system yang stereo dapat ditemukan dalam banyak pilihan. Mulai dari desain, fitur dan juga harganya. Ketika anda memiliki beberapa pilihan untuk jenis audio stereo yang anda inginkan, anda mungkin akan bingung dalam memilih mana yang tepat untuk anda. Bagi anda yang masih merasa kesulitan untuk memilih, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa anda perhatikan mengenai cara memilih audio stereo yang tepat bagi anda.

 

Definisikan Apa Yang Anda Butuhkan

Hal pertama yang perlu anda perhatikan ketika akan menentukan pilihan audio stereo mana yang akan anda gunakan adalah mengetahui seberapa sering anda akan menggunakan audio stereo yang anda miliki. Selain itu, hal selanjutnya yang perlu anda lakukan adalah menulis mengenai jenis musik yang ingin anda dengarkan dari sistem audio stereo anda. Apakah anda ingin mendengarkan musik untuk background kegiatan anda atau mendengarkan musik yang mudah untuk didengarkan. Jika musik adalah passion yang anda miliki, maka lebih baik anda menggunakan komponen terpisah untuk jenis sistem audio stereo yang anda gunakan.

 

Definisikan Budget Yang Anda Ingin Habiskan Untuk Audio Sound System Anda

Banyak orang melakukan hal yang terbalik. Mereka membidik sistem audio stereo yang mereka inginkan terlebih dahulu baru mengumpulkan uang untuk membelinya. Hal ini sesungguhnya bukan hal yang salah. Akan tetapi, banyak orang membidik jenis sistem audio stereo yang mereka inginkan hanya dengan bermodal spesifikasi tanpa konsiderasi dari hal lainnya. Padahal dari segi budget saja sudah ada banyak hal yang perlu diperhatikan.

 

Contohnya, apakah sistem audio stereo yang akan anda beli juga bermanfaat untuk keluarga anda. Hal ini akan membantu anda untuk menentukan range harga sistem audio stereo yang cocok untuk anda. Misalnya, jika sistem audio stereo juga akan digunakan oleh keluarga anda, maka sistem audio stereo akan lebih banyak digunakan untuk menonton film, mendengarkan musik dan juga bermain game. Jika memang digunakan untuk hal-hal ini, maka mungkin anda akan membutuhkan budget yang lebih besar untuk membangun sistem audio stereo yang pas untuk kebutuhan. Tapi jika penggunaan dari Audio sound system memang tidak begitu penting, maka anda bisa membeli sistem audio stereo dengan harga yang lebih murah.

 

Gunakan Internet

Hal lain yang perlu anda lakukan sebelum membeli sistem audio stereo yang sesuai dengan kebutuhan anda adalah dengan menggunakan internet anda. Di internet anda bisa melihat banyak sekali informasi bermanfaat mengenai sistem audio stereo yang akan anda beli. Mulai dari review, spesifikasi dan masih banyak hal yang lainnya. Dengan mencari tahu terlebih dahulu mengenai produk Audio sound system yang akan anda bali, maka akan lebih mudah bagi anda untuk menentukan mana yang terbaik untuk anda. Dengan menggunakan internet anda juga bisa mencari pembanding untuk sistem audio stereo yang anda miliki. Dengan menggunakan pembanding ini, mungkin anda juga bisa mendapatkan produk sistem audio stereo yang memiliki spesifikasi yang mendekati kebutuhan anda tapi dengan harga yang lebih mudah. Sangat menguntungkan bukan?

 

Tempat Membeli Sistem Audio Stereo

Hal selanjutnya yang bisa diperhatikan sebelum membeli sistem audio stereo yang anda miliki adalah menentukan dimana anda akan membeli sistem audio stereo ini. Sesungguhnya ketika anda akan membeli sistem audio stereo akan lebih baik bagi anda untuk mencobanya terlebih dahulu di toko offline Audio sound system yang ada di sekitar anda. Setelah anda memastikan suara yang dihasilkan oleh sistem audio stereo yang anda inginkan ini sesuai dengan kebutuhan anda, anda bisa mencarinya di internet. Membeli sistem audio stereo secara online bisa memberikan banyak keuntungan bagi anda. Mengapa? Hal ini biasanya disebabkan karena harga sistem audio stereo secara online biasanya memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga Audio sound system yang ada di toko. Tapi, pastikan toko sistem audio stereo yang anda pilih merupakan toko online yang terpercaya ya! Anda bisa memilih toko online yang terpercaya ini berdasarkan review yang dimilikinya.

 

7 Comment
25 February
2019
10 Tipe Mikrofon

Suara adalah hal yang menakjubkan. Semua suara yang berbeda yang kita dengar disebabkan oleh perbedaan tekanan/menit di udara sekitar kita. Apa yang menakjubkan tentang itu adalah bahwa udara mentransmisikan perubahan-perubahan tekanan begitu baik – dan begitu akurat

Anda sudah tahu mengenai mikrofon pertama, diafragma logam yang melekat pada jarum, dan jarum ini tergores pola ke sepotong foil metal. Perbedaan tekanan di udara yang terjadi ketika seseorang berbicara ke arah diafragma menggerakkan diafragma, yang memindahkan jarum, yang kemudian direkam pada foil. Ketika jarum itu kemudian berpindah kembali atas foil, getaran tergores pada foil kemudian akan memindahkan diafragma dan menciptakan kembali suara. Fakta bahwa sistem murni mekanik ini bekerja menunjukkan berapa banyak energi getaran yang dimiliki di udara.

Semua mikrofon modern berusaha untuk mencapai hal yang sama seperti aslinya, tetapi melakukannya secara elektronik bukan mekanis. Mikrofon ingin mengambil berbagai gelombang tekanan di udara dan mengubahnya menjadi sinyal listrik yang bervariasi. Ada beberapa teknologi yang berbeda yang biasa digunakan untuk mencapai konversi ini.


Berikut 10 tipe mikrofon – termasuk salah satu yang pertama ditemukan oleh Alexander Graham Bell :


1. Liquid Microphone / Mikrofon Liquid

Mikrofon Liquid, ditemukan oleh Alexander Graham Bell dan Thomas Watson, berada di antara mikrofon pertama yang bekerja untuk dikembangkan, dan mereka adalah pelopor untuk apa yang kemudian akan menjadi mikrofon kondensor. Mikrofon cair awal menggunakan cangkir logam diisi dengan air dan asam sulfat. Diafragma ditempatkan di atas cangkir dengan jarum di sisi penerima diafragma. Gelombang suara akan menyebabkan jarum untuk bergerak di dalam air. Sebuah arus listrik kecil berlari ke jarum, yang dimodulasi oleh getaran suara. Mikrofon cair bukan perangkat yang fungsional, tapi merupakan percobaan ilmiah yang besar.


2. Carbon Microphone / Mikrofon Karbon

Mikrofon tertua dan paling sederhana menggunakan debu karbon. Ini adalah teknologi yang digunakan dalam telepon pertama dan masih digunakan di beberapa telepon sampai sekarang. Debu karbon memiliki logam tipis atau diafragma plastik di satu sisi. Begitu gelombang suara memukul diafragma, mereka menekan debu karbon, yang mengubah resistance. Dengan menjalankan arus melalui karbon, perlawanan mengubah perubahan jumlah arus yang mengalir.


3. Fiber Optic Microphone

Sistem serat optik, yang menggunakan untaian super tipis dari kaca untuk mengirimkan informasi bukan kabel logam , telah merevolusi bidang telekomunikasi dalam beberapa tahun terakhir, termasuk teknologi mikrofon. Jadi apa masalahnya? Tidak seperti mic konvensional, yang seringkali besar dan mengirim sinyal listrik, mikrofon serat optik bisa sangat kecil, dan mereka dapat digunakan dalam lingkungan elektrik sensitif. Mereka juga dapat diproduksi tanpa logam, yang membuat mereka sangat berguna dalam magnetic resonance imaging (MRI) aplikasi dan situasi lain di mana gangguan frekuensi radio adalah masalah.


4. Dynamic Microphone

Sebuah mikrofon dinamis mengambil keuntungan dari efek elektromagnet. Ketika magnet bergerak melewati kawat (atau kumparan kawat), magnet menginduksi arus mengalir dalam kawat. Dalam mikrofon dinamis, diafragma menggerakkan baik magnet atau kumparan ketika gelombang suara memukul diafragma, dan gerakan menciptakan arus kecil.


5. Electret Microphone / Mikrofon Electret

Mikrofon electret adalah mikrofon yang paling banyak digunakan di muka Bumi ini. Karena mereka murah dan relatif sederhana, mikrofon electret digunakan dalam ponsel, komputer dan handsfree headset. Sebuah mikrofon electret adalah jenis kondensor mikrofon di mana muatan eksternal diganti dengan bahan electret, yang menurut definisi dalam keadaan permanen polarisasi listrik.


6. Ribbon Microphone / Mikrofon Pita

Dalam mikrofon pita, pita tipis – biasanya aluminium, duraluminum atau nanofilm – ditangguhkan dalam medan magnet. Gelombang suara menggerakkan pita, yang mengubah arus yang melalui pita tersebut. Mikrofon Ribbon adalah mikrofon dua arah, yang artinya mereka mengambil suara dari kedua sisi mic.

RCA PB-31 adalah salah satu mikrofon pita pertama. Diproduksi pada tahun 1931, dan mengubah industri audio dan penyiaran karena menetapkan standar baru pada clarity suara yang dihasilkan. Beberapa pembuat mikrofon lain membuat model yang sebanding, termasuk BBC-Marconi Tipe A dan ST & C Coles 4038.


7. Laser Microphone / Mikrofon Laser

Sebuah mikrofon laser bekerja dengan menangkap getaran off dari pesawat, seperti kaca jendela, misalnya, dan mengirimkan sinyal kembali ke detektor foto, yang mengubah sinar laser dipantulkan menjadi sinyal audio. Bila suara memukul kaca jendela, suara akan menekuk dan menyebabkan sinar laser untuk membelok, yang dapat diterjemahkan ke suara menggunakan fotosel. Dalam beberapa tahun terakhir, para ilmuwan telah mengembangkan jenis baru mikrofon laser yang bekerja dengan streaming asap di sinar laser yang ditujukan untuk photocell, yang kemudian dikonversi ke signal audio.


8. Condensor Microphone

Sebuah mikrofon kondensor pada dasarnya adalah sebuah kapasitor, dengan satu kapasitor bergerak dalam menanggapi gelombang suara. Gerakan ini mengubah kapasitansi dari kapasitor, dan perubahan ini diperkuat untuk menciptakan sinyal terukur. Mikrofon kondensor biasanya membutuhkan baterai kecil untuk memberikan tegangan kapasitor.


9. Cardioid Microphone

Jika Anda mencari untuk merekam suara yang terletak di depan dan di sisi mic – tapi tidak di belakang itu – mikrofon cardioid adalah untuk Anda. Sebuah polar plot untuk gain dari cardioid berbentuk hati, dengan sensitivitas tertinggi terletak langsung di depan mic, dan sedikit di sisi. Karena itu, mic cardioid ideal untuk merekam pertunjukan live tanpa menangkap terlalu banyak suara bising kerumunan, dan banyak mikrofon genggam yang digunakan untuk memperkuat vokal adalah mic cardioid.


10. Crystal Microphone

Kristal tertentu mengubah sifat listrik mereka karena mereka berubah bentuk. Dengan menempelkan diafragma pada kristal, kristal akan membuat sinyal ketika gelombang suara memukul diafragma.

Seperti yang Anda lihat, hampir setiap teknologi yang dapat dibayangkan telah dimanfaatkan untuk mengubah gelombang suara menjadi sinyal listrik. Satu hal yang paling memiliki kesamaan adalah diafragma, yang mengumpulkan gelombang suara dan menciptakan gerakan dalam teknologi apa pun yang sedang digunakan untuk membuat sinyal.


Source : http://electronics.howstuffworks.com/

Source : http://krezt.co.id/10-tipe-mikrofon/

1 Comment
28 December
2018
Peavey USB-P USB Playback

Peavey USB-P adalah perangkat audio konverter digital to analog (D/A) dengan balanced stereo output yang berfungsi sebagai penghubung (interface) antara laptop dengan live sound system. Terkadang menghubungkan perangkat komputer / laptop ke dalam sound system dapat menimbulkan masalah baru, diantaranya ground loops. Dengan fitur dual transformer sebagai konverter di dalamnya, USB-P menghasilkan balanced stereo output dan ground isolation, dimana hal tersebut sangat dibutuhkan pada saat menghubungkan computer / laptop ke sound system.


Dengan sirkuit analog di dalam konstruksi body metal yang kokoh, Peavey USB-P menggaransi tidak akan ada gejala lagmaupun ism latency. USB-P sangat sesuai untuk kebutuhan playback audio bahkan untuk DJ show. Pengaplikasiannya pun juga sangat simple. Tidak memerlukan power yang besar. Cukup menghubungkan USB-P ke port USB laptop melalui sebuah kabel USB, maka akan otomatis mengaktifkan USB-P.


Fitur USB-P

  • Standard USB Audio Device
  • Transformer Isolation
  • Ground Lifted balanced output
  • USB Powered
  • Stereo / Mono operation
  • Rugged constructions


source: http://kairosmultijaya.blogspot.com/2016/06/peavey-usb-p-usb-playback.html


0 Comment
26 December
2018
Bedanya Microphone Dynamic dan Condenser

Bedanya Microphone Dynamic dan Condenser

Seringkali ketika akan membeli microphone di toko, kita ditanya balik oleh sang penjual, “Bapak/Ibu mau cari microphone dynamic / condenser?” Tentunya kita yang orang awam akan microphone akan bingung ditanya pertanyaan seperti itu. Selain penggunaannya yang sudah jelas berbeda, berikut perbedaan dari bentuk fisik dan teknis.

Perbedaan Fisik

Perbedaan mic condeser dan mic dynamic, secara kasat mata memang akan terlihat jelas perbedaannya dari sisi bentuk fisik dan besar mic tersebut. Mic condenser terlihat jauh lebih kecil, simple dan ringan, walaupun ada beberapa tipe condenser yang juga agak besar bentuknya seperti microphone gooseneck yang biasa digunakan untuk resepsionis atau information desk, sedangkan mic dynamic terlihat besar dan agak berat itu.

Perbedaan Teknis

Mic Condeser

Mic condeser pada umumnya berbentuk bulat dengan ukuran kecil dimana didalam mic condeser tersebut terdapat dua buah plat yang sangat tipis sebagai diafragma, dimana kedua plat tersebutlah yang akan menerima setiap getaran-getaran yang bersumber dari luar atau yang disebabkan adanya perbedaan tekanan udara pada setiap detiknya sehingga menghasilkan getaran.

Pada mic condeser getaran tersebut diterima plat oleh sebab itu mic condeser dapat  merespon suara yang jauh atau frekuensi tinggi, prinsip kerjanya sendiri mic condeser tidak dapat bekerja jika tidak diberikan tegangan berbeda dengan mic dynamic yang bisa langsung berfungsi jika dihubungkan ke preamp mic. Pada mic condeser terdapat polaritas positif dan negatif artinya pada saat pemasangan mic tidak boleh terbalik dan harus mendapat tegangan supply arus searah, meskipun membutuhkan suplay tegangan.  Mic condeser cukup disuplay dengan tegangan yang kecil.

Mic Condenser tidak bisa dipergunakan secara langsung, harus ada tambahan rangkaian opamp karena mic condenser harus disupply tegangan baru dapat merubah getaran suara menjadi elektromagnetik.

Mic Dynamic
Mic dynamicc atau dynamic microphone, bentuknya besar didalamnya terdapat kumparan dan magnet, sedangkan untuk diafragmanya terbuat dari bahan plastik tipis yang akan menggerakkan kumparan didalamnya, pada prinsipnya hampir mirip dengan speaker kalau speaker menerima tegangan dan mengubahnya menjadi getaran suara dan impedansinya 4,8 – 16 Ohm. sedangkan pada mic Dynamic impedansinya sebesar 600 Ohm merubah getaran suara menjadi tegangan listrik yang kemudian dikirim dan diperkuat oleh preamp mic.

Dynamic mic membutuhkan getaran yang kuat untuk menggerakan kumparan yang terdapat didalam medan mangnet untuk menghasilkan besaran tegangan, jadi mic dynamic kurang sensitif jika dibandingkan dengan mic condeser karena membutuhkan getaran yang kuat dari luar, oleh karena itu suara yang dihasilkan lebih cenderung medium bass. Dan biasanya jarak antara mic dengan sumber suara dekat untuk menghasilkan suara yang sempurna.

Apakah perbedaan diafragma akan berpengaruh dengan suara?
Sebelum kita membahas ke penguatan seperti preamp dan efek suara apakah benar perbedaan diafragma berpengaruh dengan suara, menurut saya benar mic condenser diafragmanya dari plat sehingga hasilnya suaaranya lebih ke medium treable, sedangkan mic dynamic lebih ke medium bass, nada tinggi dan rendah, juga berpengaruh terhadap kepekaan atau sensitifitas. Sama halnya dengan speaker jika kita perhatikan diafragma pada speaker untuk nada tinggi (treble), dan nada rendah (bass) umumnya diafragma untuk speaker yang menghasilkan nada tinggi terbuat dari plastic, dan plat, sedangkan untuk bass umumnya terbuat dari karet, artinya bahan dan besar diafragma mempunyai peranan penting.

Mic dengan diafragma yang besar akan menghasilkan bunyi lebih keras jika dibandingkan diafragma yang kecil, bunyi atau suara yang keras tidak banyak memmbutuhkan Gain Mic, memungkinkan suara hilang lebih sedikit dan sudah pasti noise dari pre-amp juga akan lebih kecil.

Jadi mic mana yang lebih baik jika digunakan untuk suara saya ? 
Ini sebenarnya pertanyaan yang menarik dan tidak sedikit yang dari mereka berusaha menggonta-ganti mic dan menambah preamp juga efek untuk menghasilkan suara yang sesuai dengan keiginannya dan tentunya enak untuk didengar.

Setiap orang sekalipun masih satu keluarga atau satu keturunan belum tentu suaranya sama, kekuatan atau getar suaranya, pasti ada perbedaan meskipun sedikit ada yang tinggi dan rendah, suara pelan bukan berarti rendah, begitu juga suara yang kuat belum tentu tinggi. suara seorang perempuan akan cendrung lebih tinggi dari laki-laki (frekuensi suara). dikebanyakan studio rekaman menggunakan mic type condensor karena lebih sensitif.

narasumber : www.duniakomunikasi.com

0 Comment
28 November
2018
Counterfeit (fake) Shure products

Question:

I have heard reports of counterfeit Shure products being sold on the Internet. Is it true? How can I avoid being sold a counterfeit Shure product? 


Answer:

It is true. There are Shure counterfeit products being sold on the Internet and in stores. Any company that has a brand known around the world is subject to counterfeit goods; examples include Sony, Rolex, Hermes, Coach, Levi's. Shure has an ongoing worldwide effort to find and stop entities that produce counterfeit Shure products, and to remove counterfeit goods from being sold on the Internet. It is an effort that never ends.

Note: Customers often provide photos of suspected Shure products and ask Shure to ascertain that the products are counterfeit based only a serial number or on photos. In certain instances, the photos have enough clues that Shure can determine that the product is counterfeit. But this is not always the case. Some counterfeit products are such good copies that they must be examined by experts at Shure to ascertain that they are indeed counterfeit. This is no different than counterfeit currency that must be examined by government experts. At times, photos, no matter how detailed, do not provide enough proof.

Also, photos alone, no matter how detailed, cannot provide enough proof that a product is genuine Shure.  For this determination, the product in question must be sent to Shure for examination.


To protect yourself, we recommend these steps:

1) Purchase from a dealer that buys directly from Shure.

If you are uncertain if a dealer buys directly, and you are in the United States, you may use the Shure dealer locator: http://www.shure.com/americas/where-to-buy/in-store

or you can contact Shure directly: 800-25-SHURE http://www.shure.com/americas/about-shure/contact-us

Note: there are legitimate dealers that do not buy directly from Shure; instead they buy from a distributor of Shure products. Though not a direct customer of Shure, these dealers also can be sources for genuine Shure products.

2) If you are outside of the United States, contact the Shure agent for your country: http://www.shure.com/americas/countries/americas/

3) To get an idea of typical selling prices for the Shure product that interests you, look at mail order catalogs and visit local music stores or audio electronic stores. If the price you find online is much lower than the catalogs or the stores, be cautious as the product might be counterfeit, though an unusually low price does not always indicate a counterfeit product.

4) Be very careful when purchasing a Shure product via eBay or other online auction sites. Though there are many honest individuals and legitimate dealers selling genuine Shure products on such sites, there are also many people selling counterfeit Shure products. Again, if the price seems too good to be true, be suspicious.

5) Finally, beware if the Internet auction site dealer is in a different country than you. History has proven that many counterfeit Shure products are being sold from one country into another.

Shure has been asked to provide a list of ways to determine if a product is a counterfeit. There are two reasons that we do not:

#1) Many differences are subtle and cannot be adequately described in words or photos, such as the texture or shade of a product's outer finish.

#2) If Shure published the exact differences between Shure genuine products and counterfeit products, the criminal counterfeiters would know how to improve their fakes! Not a good idea for Shure or for our customers.

0 Comment
22 February
2018
Mixing Inside Your Drum Loops

Deconstruct & Unmix Your Samples With Accusonus Regroover Essential

Accusonus Regroover Essential's intelligent unmixing algorithm is based on Machine Learning-derived algorithms that let you break down mixed loops into their constituent musical components. While this undoubtedly offers many creative possibilities for electronic musicians and remixers, what most people don't realise is that it's also an excellent general-purpose mixdown tool, providing powerful new ways of manipulating the internal components within mixed rhythmic loops. Let me explain a few of the things you can use it for.

For the sake of example, we'll assume you've got a drum loop where you're you're not happy with the snare tone. If you try to remedy that by just EQ'ing the whole loop in a traditional way, you'd end up mangling the sound of everything else into the bargain: the kick, hi-hat, percussion, and whatever other instruments are lurking in the shadows. On the other hand, if you let Regroover split the loop up into its components first, you can use the plug-in's built-in EQ effect to implement the change in a much more independent way. For the most targeted results, I like to use the Annotation tool to select all non-snare audio on the snare Layer. You could also try removing any residual snare energy from other Layers, but I don't worry too much about that personally, because I've found that the EQ processing is still very effective when operating on only the lion's share of the sound's frequency content.


You can use the Annotation tool to make any audio processing of a snare-drum Layer more targeted.

If I want to enhance the attack of the snare, then that Layer's Compressor module is the thing to use. Try a 6:1 Ratio as a starting point, with Attack and Release settings of 80ms and 250ms respectively, and then pull down the Threshold slider until you get a good dose of gain-reduction registering in the display. Now use the Make-up Gain to bring the subjective loudness of the hits back to where it was (toggle the Compressor's bypass button to check this) and you'll be rewarded with a harder and more well-defined attack transient.


The per-Layer compressor module can add a tremendous amount of extra transient to individual drum sounds if you use a comparatively slow Attack time and them pile on the gain-reduction.

You might also use fast-attack Compressor settings to round off the drum's spike, perhaps if you're getting unwanted flamming between your loop and another sample layered alongside. However, the best attack-reduction actually comes courtesy of the Gate processor. The trick here is to use as high a Threshold setting as you can get away with (while still causing the gate to trigger reliably on each hit) and then increase the Attack time to around 40ms. This will completely remodel the onset envelope of the snare into a smooth upwards ramp, effectively erasing any transient spike.


Although the compressor can soften drum transients, the Gate can be much more savage — effectively removing a drum's attack completely!


If you want to get even more surgical with processing that snare Layer, then here's a little dodge that allows you to separate it out for treatment with whatever other plug-ins you have in your arsenal. First duplicate the track with Regroover Essential in it. Then solo the snare Layer on the original track, while muting the snare layer on the duplicate track. Because Regroover's Layers always add up predictably, you'll now hear exactly the same thing from the two instances (as long as they're MIDI triggered simultaneously) that you initially heard from your single instance. Now you can insert whatever other plug-ins you like to process the snare-Layer-only Regroover track.

Sources: https://global.focusrite.com/news/mixing-inside-your-drum-loops


7 Comment
20 February
2018