Mengenal Digital Audio Workstation, Softwarenya Para Musisi
Customer Care -

Mengenal Digital Audio Workstation, Softwarenya Para Musisi

Mengenal Digital Audio Workstation, Softwarenya Para Musisi
2 October
2019


DAW adalah akronim dari Digital Audio Workstation, software yang digunakan untuk membuat musik. Mulai dari awal pembuatan beat hingga perekaman dan tambahan efek. Software ini diproduksi bermacam-macam mulai dari yang mudah digunakan untuk pemula hingga yang kompleks dan dapat digunakan untuk para pengguna profesional dengan berbagai fitur terkini.

Fungsi dari DAW atau Digital Audio Workstation adalah sebagai berikut:


-       Memproduksi dan Mengedit Audio (Suara)

-       Rekaman

-       Scoring

-       Mash Up Beat (Manipulasi Suara)



Software DAW dapat melakukan recording, editing, mixing, hingga mastering. Masing-masing software memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ada yang mudah digunakan, ada juga yang sedikit rumit sebab tools-nya lebih lengkap. Ada beberapa software yang memang diciptakan bagi para pemula, ada juga yang dikhususkan untuk para pengguna profesional.

Untuk menggunakan software DAW, kita membutuhkan komputer dengan CPU dan RAM yang mumpuni. CPU yang dibutuhkan minimum Quad Core, sementara RAM yang disarankan minimal 8GB agar tidak terjadi kemacetan atau trouble saat melakukan proses rekaman ataupun yang lainnya.

Untuk menyambungkan perangkat keras ke dalam komputer, pengguna membutuhkan audio interface/soundcard. Benda ini juga tersedia dalam berbagai variasi sesuai dengan kebutuhan. Untuk keperluan rekaman sederhana atau sekadar home recording, tidak perlu soundcard dengan spesifikasi yang rumit. Cukup membeli soundcard standar saja sudah cukup.


Contoh-contoh software DAW yang sering digunakan adalah :



1.    Steinberg Cubase

Produk keluaran Steinberg terhitung mudah didapatkan di pasaran. Software ini juga mudah digunakan bagi para pemula. Selain itu, merek ini juga sudah dikenal di dunia permusikan cukup lama sehingga kualitasnya tidak diragukan lagi. Steinberg juga merilis seri Nuendo yang lebih compact dan sering digunakan untuk para pemula.

 

2.    Pro Tools

Software ini seperti standar software yang digunakan bagi studio rekaman di berbagai tempat di Indonesia. Selain mudah digunakan, Pro Tools juga memiliki fasilitas seperti perangkat rekam analog yang didigitalkan sehingga dapat digunakan dengan mudah oleh para sound engineer profesional.


3.    Cakewalk Sonar

Jika mencari software dengan fitur yang tidak biasa, Sonar keluaran Cakewalk ini dapat menjadi pilihan anda.

 

4.    Audacity (Free)

Software ini adalah software paling sederhana dan tidak berbayar yang dapat digunakan oleh para pengguna awam. Bahkan, biasanya untuk keperluan kegiatan teater di sekolah, murid-murid menggunakan software ini untuk merekam dan memutar ulang suara.

 

5.    GarageBand

Aplikasi bawaan produk Apple ini juga termasuk ke dalam kategori DAW karena dapat mengomposisi musik hingga menjadi sebuah lagu. 


Pemilihan software dapat disesuaikan dengan kebutuhan, bagi pemula disarankan untuk memilih yang sederhana terlebih dahulu. Namun, tidak ada salahnya utnuk mencoba software profesional dari awal menggunakan. 

Add Comment