Sejarah Perkembangan Sound System
Customer Care -

Sejarah Perkembangan Sound System

Sejarah Perkembangan Sound System
4 July
2019

Pada zaman dahulu, pidato dan acara musik dikerumuni banyak orang dan orang-orang berebut untuk mendapatkan posisi paling depan sebab belum ditemukan alat pengeras suara. Untuk kepentingan umum saja belum terpenuhi apalagi di sektor hiburan. Berterimakasihlah kepada ilmuwan yang dapat menemukan transducer atau penghantar sinyal suara yang dapat mengeraskan suara dari sumbernya.

Era perkembangan sound system terbagi menjadi beberapa periode seiring berjalannya waktu dan penemuan-penemuan baru ditemukan. Penemuan paling pertama yang dipatenkan adalah milik Ernst Werner von Siemens tentang prinsip kerja moving coil transducer atau transduser dengan koil bergerak di tahun 1874. Kemudian disusul oleh Alexander Graham Bell, lalu dikembangkan kembali oleh Oliver Lodge. Mari menelusuri era perkembangan sound system dimulai dari penemuan pertama hingga temuan mutakhir yang sudah dapat kita nikmati di masa kini.

Ernst Werner von Siemens adalah pria berkewarganegaraan Jerman yang pertama kali menemukan prinsip kerja transduser. Ia mematenkan penemuannya dengan nomor paten 149,797 pada tanggal 14 April 1874. Prinsip kerja yang ditemukan beliau juga dikenal sebagai dynamic. Kemudian, Siemens kembali mematenkan penemuannya pada tanggal 14 Desember 1877 berupa nonmagnetic parchment diaphgram. Penemuan barunya dapat digabungkan dengan penemuan sebekumnya dan melahirkan horn sebagai alat bantu untuk mengeraskan suara. Pada masanya, horn adalah salah satu komponen penting yang digunakan pada pemutar piringan hitam.

Alexander Graham Bell adalah nama yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Pria ini tercatat sebagai penemu telepon, namaun pada dasarnya yang beliau temukan adalah alat untuk mentransmisi suara alias mikrofon pada tahun 1876.

Oliver Lodge mengembangkan moving coil transducer dan memegang hak paten untuk radio.

Magnavox Company adalah perusahaan yang didirikan oleh dua ilmuwan bernama Edwin S. Pridham dan Peter Laurits Jensen pada tahun 1913. Mereka mematenkan penemuan yang disebut dengan radio loudspeaker yang kemudian digunakan pada acara Panama-Pacific Exposition di San Fransisco. Kemudian dikenal, inilah kali pertama cikal bakal sound system. Proyek pertama mereka adalah mengeraskan suara pidato dan musik secara langsung. Magnavox Company memberikan sound systemnya untuk digunakan oleh Thomas Woodrow Wilson, Presiden Amerika Serikat pada tahun 1919 untuk keperluan pidato sambutan dalam acara League of Nations di Balboa Stadium, San Diego.

Dari penemuan-penemuan yang berakar dari penemuan Siemens, kemudian dikembangkan untuk menjadi alat-alat yang dapat digunakan kemudian hari seperti mikrofon, juke box, radio, telepon, speaker aktif, pemecah sinyal suara, dan lain-lain. Kini kita mendapati pengeras suara di mana saja bahkan benda yang sehari-hari kita gunakan pun memiliki pengeras suara seperti ponsel, laptop, dan jam tangan digital.


Apabila belum ditemukan pengeras suara, dapat dibayangkan betapa repotnya kita jika akan mengadakan suatu acara. Keperluan komunikasi di dalam suatu gedung pun akan sulit jika tidak memiliki pengeras suara di tiap sudutnya. Penemuan pengeras suara ini cukup membantu kehidupan manusia dan keperluan sehari-harinya. Mulai dari yang penting hingga sekadar sarana hiburan.

Rangkaian sound system kini telah menjadi suatu kebutuhan yang cukup penting di dalam kehidupan sehari-hari seperti di rumah sakit, sekolah, ataupun gedung-gedung perkantoran. Untuk kebutuhan hiburan juga sound system semakin canggih dan beragam. Mulai dari satu set speaker dengan spesifikasi standar hingga dengan tambahan-tambahan input maupun output transducer untuk memanjakan telinga pendengar.

Perkembangan sound system dari masa ke masa semakin memudahkan manusia untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Bersyukur kita dapat hidup di masa kini sehingga kita tidak perlu repot-repot berdesakan dengan orang-orang hanya untuk mendengar musik lebih jelas, atau sekadar mendengar pidato yang disampaikan dari atas podium. Namun pemakaian speaker aktif di lingkungan rumah juga harus memperhatikan sekitar jangan sampai mengganggu apalagi merusak hubungan antar tetangga hanya gara-gara suara speaker aktif terlalu kencang sehingga membangunkan bayi yang terlelap di malam hari. Gunakanlah sound system secara bijak dan pada tempatnya agar tidak menimbulkan kerugian baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Semoga tulisan ini membantu pencarian anda tentang sejarah perkembangan sound system di dunia.

Add Comment